Kontes Roket Air Makin Diminati, Peserta Membludak
Pendidikan

Kontes Roket Air Makin Diminati, Peserta Membludak

Gondokusuman (jogja.sorot.co) -- Kontes Roket Air Taman Pintar kembali digelar di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (9/9/2017). Dalam gelaran kesembilan kali ini, sebanyak 361 tim dari jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA asal DIY dan Jawa Tengah mengikuti ajang ini.

Kepala Bidang Taman Pintar Yogyakarta, Afia Rosdiana mengatakan, para peserta terdiri dari 250 tim tingkat SMP/MTs dan 111 tim tingkat SMA/SMK/MA. Mereka berkompetisi meluncurkan roket air yang bahan utamanya dari botol bekas air mineral untuk diarahkan ke titik sasaran yang berjarak antara 50 - 80 meter dari titik peluncuran.

"Nanti akan dipilih 10 siswa terbaik berusia antara 12-16 tahun untuk dikirim mengikuti Kompetisi Roket Air Nasional 2017," jelasnya ketika ditemui di sela-sela acara.

Menurutnya, kontes roket air sengaja digelar rutin tiap tahun untuk mengenalkan sains dan teknologi kepada pelajar serta memberikan ruang mengeksplorasi ilmu pengetahuan dengan cara yang menarik, menyenangkan, dan interaktif. Antusiasme pelajar pun terbukti dengan jumlah peserta kali ini meningkat 34 persen dibandingkan tahun lalu.

Afia menambahkan, kontes ini sekaligus rangkaian Pesta Sains Yogya 2017 karena secara bersamaan juga digelar Science Expo berupa pameran hasil penelitian yang diikuti oleh 46 peserta dari SD-SMA, Pusat Peragaan Iptek, klub robotik FMIPA UGM, klub Aurenetica LPPT UGM, dan kelompok studi Fakultas Biologi UGM.

"Prinsipnya Pesta Sains ini adalah upaya peningkatan kualitas pendidikan generasi muda agar ke depan bisa terus berkarya di bidang sains dan teknologi," jelasnya.

Salah seorang peserta, Febrianto yang merupakan pelajar kelas 7 SMP N 2 Borobudur Magelang mengaku sejak kecil memang tertarik dengan dunia sains dan teknologi. Saat menginjak bangku SMP, dia mulai mempelajarinya lebih serius. Terlebih ada seorang guru yang khusus mengajari pembuatan roket air.

"Ini bawa delapan roket air," ujar Febri yang satu tim bersama dua orang rekannya.