Banyak Kasus Pencurian, Warga Pasang Belasan CCTV di Daerah Rawan
Hukum & Kriminal

Banyak Kasus Pencurian, Warga Pasang Belasan CCTV di Daerah Rawan

Mantrijeron,(jogja.sorot.co)--Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono meresmikan kampung dengan sistem keamanan mandiri berbasis teknologi di RW 06 Kumendaman, Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta, Sabtu (11/11/2017).

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono, mengatakan keamanan dan ketertiban lingkungan menjadi tanggung jawab seluruh warga masyarakat. Untuk itu, istilah menjadi polisi bagi diri kita sendiri harus ditekankan demi menjaga kondusifitas tanpa bergantung pada aparat.

Demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah itu (RW 06 Kumendaman), kini telah terpasang kamera CCTV di 18 titik,” ujar Kombes Pol Tommy Wibisono .

Nantinya, lanjut Kombes Pol Tommy Wibisono, keberadaan CCTV di kampung tersebut dapat membantu masyarakat untuk memantau secara langsung semua kegiatan di wilayah kampungnya dan untuk meminimalisir tindak kejahatan yang saat ini marak terjadi. 

Dengan adanya CCTV ini, siapapun dan apapun kegiatannya bisa dapat terpantau dengan jelas, tambahnya.

Sementara itu, Ketua RW 06 Kumendaman, Triyono Risdianto, mengatakan bahwa pengadaan CCTV di sejumlah titik di lingkungannya itu, berawal dari keprihatinan terhadap tingginya angka kriminal yang terjadi seperti pencurian.

Kepedulian adalah budaya kami. Terlebih, setelah melihat banyak kejadian di lingkungan ini. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab seluruh warga masyarakat, tidak njagakke aparat,” katanya.

Triyono menambahkan, 18 kamera CCTV disebar dan dipasang di beberapa titik yang dinilai rawan. Kemudian, lanjutnya, masyarakat bisa ikut memantau melalui layar LCD 50 inch, yang dipasang di samping pos ronda setempat.

Meski di wilayahnya kini sudah terpasang kamera pemantau, namun ronda yang dilakukan masyarakat setempat tetap berlanjut seperti sedia kala. Adapun anggaran untuk pengadaan perangkat CCTV tersebut berasal dari dana stimulan yang diberikan oleh pemerintah setiap tahunnya.

Pengadaannya melalui lelang terbuka, yang diikuti beberapa vendor. Kita bentuk tim khusus, anggotanya orang-orang yang memang ahli di bidangnya. Jadi, harga benar-benar bisa ditekan, tidak ada komisi-komisi dalam lelang terbuka ini,” tandasnya.