Jogja Tangguh, Gerakan Massal Pemulihan Pasca Bencana di DIY
Pemerintahan

Jogja Tangguh, Gerakan Massal Pemulihan Pasca Bencana di DIY

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Sebagai bentuk recovery (pemulihan) pasca bencana yang terjadi di beberapa daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY akan mengadakan aksi gerakan bersama pembersihan lingkungan ‘Jogja Tangguh’.

Gerakan Jogja Tangguh nantinya akan melibatkan seluruh komponen dan stakeholder yang ada, termasuk 4.000 relawan. Kepala BPBD DIY, Krido Suprayitno, menjelaskan gerakan ‘Jogja Tangguh’ ini sebagai proses penanganan dan pemulihan dampak bencana yang disebabkan oleh Anomali Cuaca di wilayah DIY yang disebabkan oleh Badai Siklon Tropis Cempaka dan Dahlia, 27-30 November 2017.

Nantinya gerakan ini akan dilakukan secara gotong royong baik masyarakat terdampak maupun masyarakat yang ada di sekitar dengan dibantu oleh para relawan,” ucapnya, ditemui di Kantor BPBD DIY, Sabtu (2/12/2017).

Krido menambahkan, petugas, relawan dan dari SKPD akan langsung menuju ke lokasi fasilitas umum terdampak yang sudah ditentukan. Untuk gerakan Jogja Tangguh akan dilaksanakan mulai tanggal 3 Desember hingga tanggal 10 Desember 2017. 

Dari kejadian kemarin, BPBD DIY merekam setidaknya ada 611 titik terdampak bencana,” jelas Krido.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengungkapkan, pihakmya memberikan dukungan penuh kepada upaya BPBD DIY dalam mengkonsolidasikan seluruh potensi penanggulangan bencana ke daerah terdampak di kabupaten Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman dan Kota Yogyakarta.

Sudah ada pedoman penanganan kebencanaan, kita berikan dukungan penuh untuk operasional. Kita ingatkan agar kebutuhan dasar para korban terpenuhi, air bersih juga layanan kesehatan harus tersedia. Termasuk mobil toilet umum dan kamar mandi,” ucapnya.

Sesuai dengan tupoksinya, Komisi A DPRD DIY berkomitmen untuk mendukung langkah penanganan resiko bencana yang ada. Dalam APBD 2018 telah disepakati akan dijalankan program untuk membentuk 30 Desa Tangguh Bencana 2018. Sebelumnya, sudah berjalan di 31 titik program Desa Tangguh Bencana pada 2017.

Saat ini sudah ada 187 Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana, kita targetkan 2023 seluruh Desa dan Kelurahan se DIY tangguh menghadapi bencana,” pungkas politisi PDI Perjuangan ini