Gara-gara Teriakan Wanita, Dua Pemuda Asal Bandung Jadi Korban Pengeroyokan
Hukum & Kriminal

Gara-gara Teriakan Wanita, Dua Pemuda Asal Bandung Jadi Korban Pengeroyokan

Jetis,(jogja.sorot.co)--Gara-gara diteriaki dua orang perempuan tak dikenal, dua pemuda asal Bandung Jawa Barat, jadi korban pengeroyokan pemuda di Jalan Tentara Rakyat Mataram, pada Sabtu (30/12/2017) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dua korban bernama Gilang Ramadhan (18) dan Muhamad Nabil aufa Kusuma (17), warga Sidangreret, Cibiru Wetan, Cilenyi, Bandung Jawa Barat. Kapolsek Jetis Kompol Hariyanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Muzaki menjelaskan, awalnya kedua korban sedang berjalan-jalan dari arah Malioboro menuju arah Jalan Tentara Rakyat Mataram.

Setibanya di depan garasi Taxi Vetri, sepeda motor yang mereka kendarai mogok. Kemudian kedua pemuda itu bertanya lokasi bengkel kepada dua orang perempuan yang berada tak jauh dari lokasi. Namun, dua orang perempuan tersebut justru berteriak karena ketakutan, sehingga mengundang reaksi dari beberapa orang yang berada di angkringan dekat lokasi kejadian.

Tanpa alasan yang jelas, kedua korban tersebut langsung dipukuli dan dikeroyok oleh beberapa pemuda. Selain melakukan pemukulan, para pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang itu juga merusak salah satu motor merk Honda Megapro milik korban,” ujar Kompol Hariyanto, Sabtu siang.

Akibat kejadian tersebut, korban berusaha lari untuk menyelamatkan diri, tetapi tetap dikejar oleh pelaku. Setelah berhasil menyelamatkan diri dari kejaran para pelaku, korban kemudian melapor ke Mapolsek Jetis. Selanjutnya anggota polsek langsung mendatangi tempat kejadian dan didapati para pelaku masih berada di sekitar lokasi kejadian. 

Kami mengamankan lima orang yang diduga pelaku. Empa orang diantaranya sudah mengakui jika ikut melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap korban,” terangnya.

Adapun empat pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan yakni JK (30), HN (25) dan AD (19) warga Badran jetis Kota Yogyakarta serta YD (18) warga Pingit Yogyakarta. Keempat terduga pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan penyidik di Polsek Jetis.