Ratusan Miras Disita, Lima Cafe Tak Punya Tanda Daftar Usaha Pariwisata
Hukum & Kriminal

Ratusan Miras Disita, Lima Cafe Tak Punya Tanda Daftar Usaha Pariwisata

Mergangsan,(jogja.sorot.co)--Petugas gabungan dari Polresta dan Sat Pol PP Kota Yogyakarta mengelar operasi di sejumlah kafe yang berada di kawasan Prawirotaman, Yogyakarta, Rabu (03/01/2018). Dalam operasi tersebut, sebanyak ratusan botol minuman keras disita petugas.

Razia dilakukan dengan santun agar kenyamanan wisatawan yang sering menghabiskan waktu di kafe-kafe di kawasan tersebut tidak merasa terganggu.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Nurwidihartana menjelaskan, dua target dijadikan sasaran dalam operasi kali ini meliputi penjualan minuman berkadar alkohol dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Untuk minuman berkadar alkoholnya nantinya akan di-BAP oleh pihak kepolisian. Sedangkan untuk tanda daftar usaha pariwisatanya nanti akan di-BAP dari Satpol PP.

"Untuk temuannya, yang TDUP terjadi 5 pelanggaran terhadap 8 pemilik. Karena dalam Perda No. 4 Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan sudah jelas diatur. Kalau semisal pemilik tidak mempunyai TDUP, akan dikenakan denda maksimal Rp 50 juta atau kurungan 3 bulan," tandasnya, Kamis (04/12/2018).

Selain itu, petugas juga mengamankan ratusan minuman keras dari berbagai merk yang tidak berijin yang disita dari berbagai cafe di kawasan Prawirotaman. 

Nantinya para penjual yang nekat menjual minuman keras yang tak dilengkapi dengan dokumen perizinan akan dikenakan Perda No. 7 Tahun 1953 tentang Ijin Penjualan Minuman Beralkohol.

"Setidaknya ada 10 titik yang disasar di kegiatan operasi kali ini. Dan dari 10 titik itu dapat diamankan puluhan krat minuman keras yang nantinya akan diproses hukum lebih lanjut," tegas Nurwidihartana.