Terhimpit Masalah Ekonomi, Lelaki Beristri Nekat Embat Handphone Tetangga
Hukum & Kriminal

Terhimpit Masalah Ekonomi, Lelaki Beristri Nekat Embat Handphone Tetangga

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Jajaran Polsek Umbulharjo mengamankan lelaki berinisial TKJ (52) warga Karang Poh RT 01/RW 05 Semin Gunungkidul pada Sabtu (13/1) dini hari. Alasannya, lelaki paruh baya ini disangka melakukan pencurian handphone milik tetangganya, Sukrisnowo (46), warga Jetis UH 6/1146 RT 30/RW 08 Sorosutan Umbulharjo.

Kapolsek Umbulharjo Kompol Sutikno menjelaskan, aksi pencurian terjadi pada Rabu 13 Desember 2017 lalu dan dilaporkan pada Jumat 12 Januari 2018. Adapun kronologi kasus pencurian itu berawal saat korban menaruh handphone di kamar kemudian pergi menjemput anaknya sekolah sekitar pukul 11.30 WIB. Beberapa saat kemudian korban pulang dari menjemput anaknya, dan handphone miliknya sudah tidak ada di tempat semula.

Korban sudah berusaha mencari dan menanyakan kepada anaknya yang berada di rumah, tetapi tidak tahu. Menurut anaknya, saat ia mau mandi dia melihat tersangka TKJ berada di depan rumah, sehingga korban sempat curiga kepada tersangka,” ujar Kompol Sutikno, Minggu (14/1/2018).

Kapolsek menambahkan, kecurigaan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya usai kejadian itu, tersangka warga Gunungkidul yang juga mempunyai rumah di Jetis Umbulharjo itu tidak pernah pulang ke rumahnya di Jetis. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian yang ia alami ke Mapolsek Umbulharjo. 

Usai menerima laporan kasus pencurian itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mencari tersangka ke rumahnya di Gunungkidul. Setelah berhasil menemui tersangka dan melakukan interogasi, tersangka mengakui telah mencuri handphone milik korban

Tersangka mengakui mengambil handphone milik korban saat kondisi rumah korban sepi dan pintu dalam keadaan terbuka. Tersangka langsung masuk untuk mengambil handphone di dalam kamar korban. Untuk handphone sudah dijual dengan harga Rp 500 ribu kepada tetangganya di Gunungkidul,” tandasnya.

Selain mengamnkan tersangka, polisi juga berhasil menyita barang bukti handphone yang telah dijual oleh tersangka. Kepada petugas penyidik tersangka mengaku terpaksa mencuri handphone tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mengingat nilai kerugian tidak mencapai Rp 2 juta, tersangka akan dikenai pasal tindak pidana ringan.