Sekda DIY: Kebijakan PHK Ratusan PHL Pemkab Bantul Belum Final
Peristiwa

Sekda DIY: Kebijakan PHK Ratusan PHL Pemkab Bantul Belum Final

Gondokusuman,(jogja.sorot.co)--Belasan PHL (Pekerja Harian Lepas) korban PHK massal Pemkab Bantul, mendatangi Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi, Kamis (18/1/2018) siang. Kedatangan Forum Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) ini guna menanyakan tindak lanjut Sekda yang berjanji akan menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi.

Koordinator Gerakan Forum PPPK Raras Rahmawatiningsih mengatakan, meskipun di Kabupaten Bantul sudah tidak ada harapan lagi, namun tetap akan memperjuangkan hak agar dapat dipekerjakan kembali sesuai undang-undang yang berlaku.

Selain ke Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, kemarin juga sudah ke Lembaga Ombusman Daerah (LOD) DIY,” ucapnya.

Jika Pemerintah Daerah tidak mempunyai solusi dalam menyelesaikan PHK massal di Kabupaten Bantul, para PHL akan terus berupaya dengan mengadukan nasib ke Presiden RI, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri PAN RB, dan DPR RI. 

Selain itu, PPPK juga akan membuat surat terbuka bagi presiden untuk dapat membantu menyelesaikan PHK massal di Kabupaten Bantul.

Apapun hasilnya, kita tetap menunggu jawaban dari pak Sekretaris Daerah (Sekda) DIY. Karena nantinya jawaban dari beliau akan mengarahkan teman-teman PHL yang di-PHK massal, untuk melangkah selanjutnya,” tandasnya.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Sekda DIY hari ini, Raras mengungkapkan, pihak sekda menyatakan hasil psikotes yang dikeluarkan oleh Pemkab Bantul belum bisa dijadikan acuan untuk pemberhentian PHL. Menurut Sekda, kepastian nasib para PHL baru akan diumumkan pada akhir Januari 2018.

Atas hasil pertemuan dengan Sekda DIY ini, PPPK akan memusyawarahkan dengan teman-teman lainnya agar dapat mengambil langkah selanjutnya.

Kalau hasil dari pak Sekda (Gatot Saptadi) tadi yakni tidak semuanya dapat dipekerjakan kembali. Namun tuntutan kita tetap sama yakni semua teman-teman yang terkena PHK dapat dipekerjakan kembali,” tandas Raras.