Mahasiswa Kuras Uang di Politeknik untuk Beli Motor dan Renovasi Rumah
Hukum & Kriminal

Mahasiswa Kuras Uang di Politeknik untuk Beli Motor dan Renovasi Rumah

Gondokusuman,(jogja.sorot.co)--Mahasiswa semester 5 di salah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta berinisial ASH (23) warga Medan, Sumatra Utara dibekuk polisi. Pemuda ini harus berurusan dengan hukum lantaran disangkakan mencuri uang puluhan juta milik bagian keuangan Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta.

Aksi pencurian yang dilakukan ASH ini sempat terekam kamera CCTV di Biro Personalia Umum LPP pada Sabtu, (13/1/2018). Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya anggota kepolisian berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pada Rabu (17/1/2018) siang di kos-kosannya di Balapan, Klitren, Gondokusuman.

Kapolsek Gondokusuman, Komisaris Polisi (Kompol) Solichul Ansor menjelaskan, aksi pencurian di bagian keuangan Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) ini berlangsung dua kali. Namun untuk kejadian yang kedua, pelaku tidak berhasil menggondol uang yang dicuri di laci di ruangan tersebut.

"Untuk kejadian pencurian yang pertama dilakukan oleh pelaku diperkirakan terjadi pada Senin, (1/1/) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat melakukan aksinya pelaku terekam CCTV," jelasnya, Jumat (19/1/2018).

Dalam aksi pertamanya, pelaku menggondol uang sebesar Rp 46 juta. ASH lantas melarikan diri pulang ke tempat asalnya di Sumatra. 

Hingga akhirnya pelaku kembali lagi ke Yogyakarta. Ia pun kembali menyatroni bagian keuangan Politeknik LPP pada Sabtu (13/1/2018). Namun pada aksinya tersebut, pelaku tidak dapat mengambil uang yang ditaruh di laci ruangan tersebut.

"Berkat laporan korban dan bukti rekaman CCTV diaksinya yang pertama, akhirnya pelaku dapat diamankan," tambah Kapolsek.

Berdasarkan pengakuan pelaku, uang hasil kejahatannya digunakan untuk membeli motor, membayar kost, memperbaiki rumah di kampung halamannya dan untuk kebutuhan sehari-harinya.

Atas perbuatannya, saat ini pelaku terpaksa tidak dapat melanjutkan kuliahnya dan harus mendekam di tahanan Mapolsek Gondokusuman.

"Pelaku kita kenakan pasal 363 dengan ancaman penjara lebih dari 5 tahun," pungkasnya.