Sultan Jenguk Korban Penyerangan Gereja di RS Panti Rapih
Peristiwa

Sultan Jenguk Korban Penyerangan Gereja di RS Panti Rapih

Gondokusuman,(jogja.sorot.co)--Pasca insiden penyerangan di Gereja St. Lidwina Gamping Sleman, pada Minggu (11/2) pagi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengunjungi para korban. Sultan menyambangi Romo Edmund Prier yang masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.

Sultan tiba di Rumah Sakit Panti Rapih sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung menuju bangsal tempat Romo Prier dirawat. Kepada awak medua Sultan menyatakan, keprihatinannya atas insiden yang menyebabkan beberapa jemaat gereja St. Lidwina mengalami luka-luka. Saat kejadian, Raja Kraton Yogyakarta ini tengah berada di Jakarta.

Saya tidak bisa memahami mengapa ada perbuatan keji tanpa rasa kemanusiaan. Ada umat yang sedang melaksanakan ibadah, kenapa ada kekerasan yang dilakukan seseorang tanpa berperikemanusiaan. Jelas itu bukan karakter masyarakat Jogja,” tuturnya.

Sultan mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait mulai dari aparat keamanan, tokoh agama maupun piha gereja untuk menindaklanjuti kasus tersebut agar tidak terulang. Ia memandang perlunya menggalang kesepakatan semua pihak untuk tidak melakukan kekerasan apapun termasuk intoleransi. Bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila harus menghormati dan menghargau perbedaan agama. 

Sementara itu, Uskup Agung Semarang Robertus Rubiyatmoko, mengungkapkan, para korban penyerangan semua sudah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Perkembangan terakhir, semua pasien dalam sudah dalam kondisi membaik dan sudah masuk masa pemulihan.

Romo Prier terkena sabetan di kepala belakang, kemudian bagian depan yang agak parah sampai ke hidung tetapi sudah dioperasi. Sudah bisa bisa ngomong,” ungkapnya.

Dirinya berharap pemerintah dan aparat keamanan untuk bersungguh-sungguh mengupayakan sebuah suasana kedamaian. Pihaknya meminya aparat kepolisian untuk segera mengusut kasus tersebut sampai tuntas. (widi)