Aksi Womans March di Yogyakarta, Miss Indonesia 2014 Turun ke Jalan
Peristiwa

Aksi Womans March di Yogyakarta, Miss Indonesia 2014 Turun ke Jalan

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Ratusan mahasiswa dari sejumlah universitas di DIY melakukan aksi Long March menuju Titik Nol Km Yogyakarta dalam memperingati Woman's March, Sabtu (10/3/2018). Sebelum melakukan menempuh rute long march dengan membentangkan sejumlah spanduk juga poster, massa aksi terlebih dahulu berkumpul di parkiran Abu Bakar Ali.

Priscilla, koordinator aksi mengungkapkan, pesan yang ingin disampaikan lewat aksi ini adalah wanita memiliki hak asasi manusia yang juga melekat tanpa ada diskriminasi dan perlakuan lain yang merendahkan harkat dan martabat wanita.

"Untuk di Yogyakarta sendiri, woman's march hadir dengan mengangkat isu-isu dan persoalan khususnya perempuan yang terjadi disini," katanya.

Seperti diketahui, menurut Catatan Tahunan Komnas Perempuan pada tahun 2017 telah terjadi sekitar 260.000 kasus kekerasan terhadap perempuan baik dalam ranah domestik maupun publik. 

Kemudian menurut data Menghitung Pembunuhan Perempuan, tercatat 173 perempuan dibunuh di Indonesia pada tahun 2017 dengan 95 persen diantaranya dibunuh laki-laki.

"Dalam aksi ini, ada 11 isu utama yang akan diangkat woman's march Yogyakarta, diantaranya yakni mendorong pemerintah untuk membuka fasilitas dan akses kesehatan seluas-luasnya yang ramah gender dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat termasuk perempuan dari kelompok marjinal dan kelompok minoritas," lanjutnya.

Selain itu, mendorong pemerintah untuk memberikan edukasi soal hak tubuh, seksualitas dan reproduksi secara komprehensif kepada masyarakat dengan menambahkan pendidikan seksual dalam kurikulum pendidikan.

Sementara itu, Miss Indonesia 2014 Maria Rahajeng yang ikut dalam aksi tersebut mengatakan, dirinya baru pertama kali ikut aksi dan turun ke jalan secara langsung.

"Menurut aku sih ini sebuah aksi penegakan dan moment yang tepat untuk melawan kekerasan terhadap perempuan," jelasnya.