Kunjungi Yayasan Bumi Damai, Kapolri Potong Rambut Bayi Tito
Peristiwa

Kunjungi Yayasan Bumi Damai, Kapolri Potong Rambut Bayi Tito

Kotagede,(jogja.sorot.co)--Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian mengunjungi Yayasan Bumi Damai yang diasuh oleh anggota Propam Polda DIY, Brigadir Ali Suwandi, Minggu (11/3/2018). Dalam kunjungannya tersebut Kapolri juga meresmikan Yayasan Bumi Damai yang diasuh oleh anggota Propam Polda DIY, Brigadir Ali Suwandi yang sudah menampung kurang lebih 100 anak yatim piatu.

Selain melakukan peresmian Yayasan Bumi Damai, Kapolri juga melakukan pemotongan rambut kepada bayi Muhammad Tito Karnavian. Bayi yang belum genap berusia dua bulan itu merupakan anak asuh dari Brigadir Nur Ali Suwandi.

Bayi Tito Karnavian diangkat menjadi anak oleh Brigadir Nur Ali Suwandi karena sang ibu kandung, Wahyu Kurnia (34) memiliki persoalan keluarga. Sedangkan bayi Tito sendiri lahir pada Selasa (18/2) di RS Bhayangkara Kalasan, Sleman pukul 18.30 WIB.

"Untuk nama seperti sama dengan saya, saya pribadi sih tidak apa-apa. Mungkin, Brigadir Ali terinspirasi dengan saya, jadi namanya dibuat sama dengan nama saya," ucap Kapolri saat ditemui sehabis berkunjung di Yayasan Bumi Damai.

Selain itu, Kapolri hanya bisa berdoa semoga bayi itu nanti menjadi anak yang soleh, berbakti kepada keluarga, nusa bangsa, dan dilindungi Allah, termasuk kepada Brigadir Ali. 

Di kesempatan tersebut, Kapolri juga langsung memerintahkan Kapolda DIY, Brigjend Pol Ahmad Dofiri untuk mengusulkan opsi penghargaan apa yang tepat diberikan kepada Brigadir Ali.

"Catatan buat Kapolda DIY ya, apa yang bisa kita berikan penghargaan, silakan dipikirkan beberapa opsi, nanti kita berikan. Tapi meski demikian, saya yakin Brigadir Ali tak akan berhenti meski tak dapat penghargaan. Dan kepada media, tolong yang diangkat Pak Nur Ali, karena yang hebat bukan sayanya, tapi Pak Nur Ali ini," jelas Kapolri.

Upaya yang dirintis Brigadir Ali bisa menjadi contoh bagi anggota Polri lain. Dalam wejangannya kepada jajarannya, Kapolri meminta setiap anggota polisi mau mengubah kultur yang tadinya merasa penguasa, menjadi lebih rendah setara dengan rakyat dan mengabdi kepada rakyat.

Sementara itu Brigadir Nur Ali Suwandi mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga dengan kehadiran Kapolri untuk meresmikan Yayasan yang dimilikinya tersebut.

"Terkait nama yang diberikan oleh bayi itu itu karena saya mengidolakan beliau. Selain itu, nama beliau sangat indah," jelasnya.