Terkait Pemutusan Aliran Listrik di Temon, Warga Tak Bisa Minta Ganti Rugi ke PLN
Peristiwa

Terkait Pemutusan Aliran Listrik di Temon, Warga Tak Bisa Minta Ganti Rugi ke PLN

Yogyakarta,(jogja.sorot.co)--PT PLN Yogyakarta secara tegas tidak akan mengaliri listrik ke wilayah Temon, Kulonprogo meskipun sebagian warga menentang hal tersebut.

Manager PLN Yogyakarta, Eric Rossi Priyo Nugroho mengungkapkan, sekitar bulan Januari 2018 lalu, PLN sudah diundang oleh Ombudsman RI dan pada waktu itu juga sudah disampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Terkait pemutusan listrik yang dilakukan oleh PLN terhadap sebagian warga Temon, Eric menjelaskan bahwa hal tersebut sudah dilakukan dan itu adalah hasil koordinasi dengan pihak Angkasa Pura.

Sehingga, pihak PLN tak bisa sewenang-wenang memenuhi keinginan warga untuk mengalirkan listrik lagi ke area tersebut. Karena memang setelah dilakukan pemutusan, tidak ada wacana untuk penyambungan lagi.

"Tidak bisa memenuhi karena itu lahannya bukan milik warga. Jadi informasi dari pihak Angkasa Pura dan telah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri bahwa sudah diberi konsinasi sekian petak tanah. Pada saat itu meminta PLN guna mengamankan aset listrik yang ada disana," lanjutnya.

Jika nanti pihak Angkasa Pura meminta PLN untuk melakukan pemasangan kembali, maka nantinya bisa dilakukan survey ulang. Sementara, aset PLN yang terdampak pembangunan bandara di Kulonprogo saat ini sudah tidak ada. 

"Untuk pembongkarannya sendiri atas permintaan pihak Angkasa Pura," tandasnya.

Sementara terkait biaya ganti rugi akibat pemadaman listrik seperti yang menjadi tuntutan warga, Eric mengaku tidak bisa mengabulkan. Sebab, hasil koordinasi di awal sudah sangat jelas dan tidak bisa diganggu gugat.