Kakanwil Kemenag DIY Minta Calon Jamaah Haji Tak Gampang Mengadu Soal Pelayanan ke Sosmed
Pemerintahan

Kakanwil Kemenag DIY Minta Calon Jamaah Haji Tak Gampang Mengadu Soal Pelayanan ke Sosmed

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Gelombang pertama keberangkatan jemaah haji akan dimulai pada 16 Juli 2018 mendatang. Para calon jemaah haji harus memastikan dirinya siap secara teknis maupaun mental sebelum jadwal keberangkatan tiba.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Muhammad Lutfi Hamid mengungkapkan, sebelum berangkat, calon jemaah haji hendaknya memastikan bahwa mereka sudah mengetahui tentang manasik haji.

Kemenag DIY juga telah menyiapkan pembimbing ibadah haji di kloter maupun di sektor bagi calon jemaah yang belum memahami manasik. Sehingga para calon jemaah haji memahami secara menyeluruh tentang manasik haji.

Selanjutnya para calon jemaah haji dihimbau untuk bisa menjalin komunikasi yang baik dengan tetangga. Guna menumbuhkan sensitivitas sosial dalam kehidupan bersosial. Karena calon jemaah haji akan meninggalkan rumah selama 40 hari.

"Acara pamitan haji sebenarnya bukan riya, tetapi memang perlu dilakukan untuk menumbuhkan sensitivitas sosial tersebut,” jelas Muhammad Lutfi Hamid, Kamis (26/04).

Selain itu, Kakanwil juga mengingatkan agar calon jemaah haji menjaga kesehatan, baik sebelum berangkat maupun selama berada di Tanah Suci. 

Adapun jika ada pengaduan atas kurangnya fasilitas maupun pelayanan yang diberikan, hendaknya jemaah langsung menyampaikan ke petugas bukan justru dipublish yang sifatnya curhat ke media sosial.

Sampaikan kepada petugas, jangan malah diumbar ke pihak lain yang notabene tidak dapat membantu jemaah,” jelas Kakanwil.

Setelah tiba dari Tanah Suci, Kakanwil meminta jamaah untuk menyadari kembali bahwa budaya dan perspektif terhadap kehidupan beragama di Arab Saudi bukanlah kebenaran yang mutlak. Maka dari itu, tetaplah menjadi umat muslim sesuai kaidah warga Negara Indonesia. Karena Islam mempunyai karakter yang beragam di seluruh penjuru dunia.

Saat ini sedang dibuka pelunasan pembayaran tahap pertama. Sementara tahap kedua akan dibuka mulai 16-25 Mei 2018. Pada tahun 2018 ini DIY mendapat kuota sebesar 3.131 orang dengan penentuan kloter yang akan dilakukan setelah tahap kedua pembayaran usai.