Jangan Terbujuk Rayu Calo, Ahmad Dofiri Tegaskan Masuk Polisi Gratis
Pemerintahan

Jangan Terbujuk Rayu Calo, Ahmad Dofiri Tegaskan Masuk Polisi Gratis

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Selain karena libur akhir pekan, suasana di sekitaran depan mall Malioboro pada minggu (06/05) tampak berjubel, bersamaan dengan agenda dari Polda DIY dalam mengkampanyekan masuk polisi gratis.

Selain banyak anggota polisi yang ditemui, juga ada beberapa partisipan yang membawa atribut mendukung gerakan sosialiasi Polda DIY. Seperti atribut yang bertuliskan Dadi Polisi Ora Mbayar dan beberapa tulisan yang bernada serupa.

Disampaikan oleh Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, kini proses rekruitmen anggota polisi sudah berjalan. Maka dari itu pihaknya menggelorakan bahwa masuk menjadi polisi harus dilandasi dengan niat, bukan justru mengandalkan calo.

"Dia harus yakin dengan percaya diri agar tidak terombang-ambing. Kalau kemudian diming-imingi oleh orang yang katanya dirinya bisa memasukkan, jangan tergiur," pesan Kapolda.

Banyaknya calon anggota polisi yang masih kerap kali tertipu oleh calo, semakin menyemarakkan anggota polisi untuk menyuarakan bahwa tidak perlu mengandalakan backing yang hanya akn memanfaatkan situasi dan kesempatan. 

"Tidak perlu cari-cari kesana kemari dan jangan terbujuk rayu calo, kemudian dia mengimingi jangan percaya dengan hal itu,” tandasnya.

Sementara ini terkait adanya calon yang memakai jasa calo, disampaikan Kapolda, belum ada laporan yang masuk. Jika nanti ada yang terbuksi masuk melalui pintu yang salah tak segan-segan akan diberikan sanksi tegas yaitu akan langsung dikeluarkan. Tidak ada main-amin dengan terhadap rekruitmen polisi, begitu imbuhnya.

"Jadi ngapain dari awal masuk menggunakan cara yang tidak benar. Oleh karena itu kalau ketahuan seperti itu kita diskualifikasi dari awal,"ujar Kapolda.

Memilih lokasi jalan Malioboro sebagai titik kumpul acara bukan tanpa sebab. Malioboro merupakan titik koordinat dimana wisatawan dari luar daerah bisa dijumpai di sana. Sehingga sosialisasi masuk polisi gratis ditujukan tidak hanya kepada masyarakat Yogyakarta, namun juga masyarakat Indonesia.