Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Mulai Merangkak Naik
Ekonomi

Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Mulai Merangkak Naik

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Tim monitoring gabungan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah DIY, Disperindag Yogyakarta, Badan POM dan Satgas Pangan Polda DIY melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok sepekan menjelang ramadhan di Pasar Beringharjo, Rabu (09/05/2018) pagi.

Dari pantauan tim gabungan ke lapak pedagang yang dipimpin oleh Kepala Biro Perekonomian DIY, Sugeng Purwanto hasilnya, harga secara umum masih stabil dibandingkan minggu yang lalu. Meskipun ada beberapa yang merangkak naik karena adanya permintaan dari konsumen.

"Yang naik signifikan telur, daging ayam, bawang putih. Tapi kenaikannya masih dalam batas wajar, misalnya cabe pernah sampai Rp 100 ribu sekian, cabe ini stabil," ujar Sugeng Purwanto.

Adapun beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan dibanding pekan lalu ialah telur ayam boiler naik menjadi Rp 26 ribu/Kg yang sebelumnya harganya berada di kisaran harga Rp 22 ribu/Kg. Bawang putih sincau juga mengalami kenaikan dari harga sebelumnya Rp 12 ribu/Kg melonjak menjadi Rp 17 ribu/Kg. Bawang putih kacing yang naik menjadi Rp 20 ribu/Kg dari bandrol harga sebelumnya Rp 16 ribu/Kg. 

Yang menjadi langganan naik selain bawang adalah cabe. Di pasar Beringharjo harga cabe merah keriting naik menjadi Rp 25 ribu/Kg, selisih Rp 2.000 dari harga minggu lalu. Dari blok daging, terdata harga masih stabil, namun untuk komoditi daging ayam potong harganya mulai melonjak menjadi Rp 34 ribu/Kg dari harga minggu lalu Rp 32 ribu /Kg.

Disampaikan Sugeng bahwa faktor utama dari kenaikan komoditi adalah adanya keterlambatan pasokan, dan permintaan konsumen yang meningkat mendekati bulan ramadahan.

"Pengalaman mereka (pedagang) selama pasokan lancar, ya naik tapi wajar," tambah Sugeng.

Entry point yang juga disampaikan adalah pihaknya meminta kepada masyarakat, jangan menjadi masyarakat atau konsumen yang panic buying dan membeli bahan pokok yang secukupnya sesuai kebutuhan.