Warga Tuding Pengembang Apartemen Terban Lakukan Intimidasi dan Suap
Peristiwa

Warga Tuding Pengembang Apartemen Terban Lakukan Intimidasi dan Suap

Gondokusuman,(jogja.sorot.co)--Forum Komunikasi Warga Terban, Gondokusuman yang sepakat menolak pembangunan Apartemen di wilayahnya tak tinggal diam. Sejak 2014 perencana pembangunan apartemen Dhika Universe Sardjito, prosesnya kini terhenti karena warga Terban mengklaim telah membongkar kecurangan yang dilakukan pihak pengembang.

Disampaikan Tulus Wardaya dari Forum Komunikasi Warga Terban Penolak Apartemen bahwa semua kegiatan konstruksi yang dilakukan pengembang dalam hal ini PT. Adhi Persada Properti (APP) dianggap ilegal. Selain itu, pengembang juga dituding melakukan intimidasi, pemalsuan dokumen dan membuat warga terpecah belah karena adanya upaya suap.

Dikatakan Tulus bahwa sebetulnya secara keseluruhan warga khawatir dan terancam oleh kehadiran apartemen di Terban.

"Berhasil kami ganjal dan terbongkar kecurangan-kecurangan mereka, sehingga sampai sekarang terkatung-katung tidak bisa membangun," jelas Tulus, Sabtu (12/05/2018).

Pihak APP, lanjut Tulus, menjanjikan warga di RT 01 bahwa per KK akan diberi dana senilai Rp 6 juta. 

"Sekitar setahun yang lalu telah cair Rp 3 juta. Yang Rp 3 juta masih ditahan, mungkin untuk mengikat warga," ujarnya.

Sedangkan di RT 02 per KK, ring-1 yang berdekatan dengan lokasi dijanjikan Rp 10 juta. Untuk wilayah ring 2 senilai Rp 6 juta dan ring 3 senilai Rp 3 juta. Masing-masing telah cair separuhnya, dan sisanya masih ditahan pihak APP.