Tempat Hiburan Malam di Kota Jogja Diminta Tutup Selama Ramadan
Hukum & Kriminal

Tempat Hiburan Malam di Kota Jogja Diminta Tutup Selama Ramadan

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Untuk mendukung suasana religius dan kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan lebaran, Walokota Yogyakarta megeluarkan Surat Edaran Tentang Ketentuan Penyelenggara Usaha Hiburan dan Rekreasi Pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Surat Edaran bernomor Nomor 451 / 1748 / SE / 2018 tersebut, mengimbau para seluruh pelaku usaha hiburan malam seperti kelab malam, diskotik dan usaha panti pijat serta karaoke, wajib tidak mengganggu kekhusyukan umat Islam yang menjalankan ibadah. Aturan ini berlaku selama bulan puasa hingga dua hari setelah lebaran.

Surat Edaran ini harus dipatuhi oleh semua pengusaha hiburan malam, untuk menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah,” jelas Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono, Selasa (15/5).

Ia menambahkan, dalam Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 36 Tahun 2011 tentang petunjuk pelaksanaan peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2010 juga diatur tentang penyelenggaraan kepariwisataan di Yogyakarta. Dalam perwali ini diatur jam buka-tutup tempat kkaraoke dengan tempat terbuka hanya dibatasi dari pukul 22.00 sampai pukul 01.00 WIB. 

Untuk usaha jasa yang menyediakan makanan dan minuman yang buka pada siang hari, kami menghimbau untuk menggunakan tirai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Nurwidi Hartana, mengatakan, akan menindak tegas para pelaku usaha yang melanggar peraturan tersebut. Ancaman sanksi bagi pelanggar aturan selama di bulan Ramadan yakni dengan menghentikan sementara tempat usaha tersebut. Namun jika pelaku usaha masih tetap nekat buka, maka tempat usaha tersebut akan ditutup seterusnya.