Aktivitas Merapi Terkini Didominasi Gempa Hembusan dan Guguran
Peristiwa

Aktivitas Merapi Terkini Didominasi Gempa Hembusan dan Guguran

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat aktivitas Gunung Merapi pada Minggu (3/6) pukul 06.00 WIB - 12.00 WIB, terdapat asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan sedang. Asap tebal dan tinggi 20-800 m di atas puncak kawah.

Dalam pemantauan juga terjadi hembusan kecil pada pukul 9.50 WIB dari rekahan kubah lava 2010. Kondisi dari sisi meteorologi, cuaca terpantau cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga mengarah ke utara, selatan, dan barat. Suhu udara tercatat 27-30 °C, kelembaban udara 36-73 %, dan tekanan udara 872.3-944 mmHg.

Pantauan pukul 00.00-06.00 WIB, aktivitas kegempaan yang terekam didominasi gempa hembusan yang terjadi 3x dengan amplitudo 2-7 mm dan berdurasi 55-63 detik. Juga terjadi gempa LF (Low Frekuensi) sebanyak 1x dengan amplitudo 4 mm berdurasi 11 detik. Sedangkan gempa tektonik lokal sebanyak 2x yang beramplitudo 2-5 mm, dengan durasi 12-14.7 detik.

Sementara itu, hasil pantauan terkini menunjukkan terjadi gempa guguran sebanyak 3x dengan amplitudo 8-10 mm yang berdurasi 48-53 detik. Gempa hembusan terdata mengalami pengurangan dari jumlahnya, yakni hingga pukul 12.00 WIB tercatat 1x yang amplitudonya 4 mm dengan durasi 118 detik. Ditambah adanya gempa Hybrid/fase banyak sebanyak 1x yang beramplitudo 2 mm, dengan durasi 10 detik.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengungkapkan, tingkat aktivitas gunung Merapi masih pada level II atau Waspada. Meski demikian, hingga kini sebagai rekomendasi, terkait aktivitas pendakian di Gunung Merapi sementara tidak dianjurkan, selain untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Himbauan tetap sama, warga tetap waspada kemudia ya tenang terus, untuk kegiatan masih sama jarak 3 kilometer dari puncak tidak diperbolehkan. Akan kami pantau, kalau terjadi peningkatan akan kami sampaikan,” jelas Hanik.

Himbauan yang tak kalah penting adalah masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenahi erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan selalu mengikuti arahan aparat Pemerintah Daerah. Begitu juga Pemerintahan Daerah juga turut membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat.