Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Sikat Handphone Teman Saat Tidur
Hukum & Kriminal

Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Sikat Handphone Teman Saat Tidur

Jetis,(jogja.sorot.co)--Seorang pemuda berinisial HT (19), warga Popongan Sinduadi Mlati Sleman, harus berurusan dengan pihak kepolisian Sektor Jetis. Pasalnya pemuda ini kedapatan mencuri handphone milik temannya sendiri yakni Choirul Huda (23), warga Jalan Sumatra Kaliwates Sumbersari Jember Jawa timur, pada Minggu 3 Juni 2018.

Kapolsek Jetis Kompol Hariyanto melalui Kanit Reskrim Polsek Jetis, Iptu Muzakki mengatakan, kejadian bermula saat tersangka HT bertandang ke rumah temannya bernama Bagus di Badran, Bumijo, Kecamatan Jetis. Kedatangan pelaku untuk berkumpul bersama teman-temannya dan melakukan pesta minuman keras.

Usai menggelar peseta miras, pelaku berpamitan kepada teman-temannya untuk pergi mengantarkan kekasihnya pulang. Pelaku berjanji kepada teman-temannya untuk kembali lagi setelah selesai mengantarkan kekasihnya tersebut. Saat kembali, teman-temannya sudah terlelap tidur. Pada kesempatan itu pula, timbul niat pelaku untuk mengambil handphone milik korban.

Pelaku yang mengetahui teman-temannya tertidur usai pesta miras kemudian nekat mengambil handphone korban. Selanjutnya, pelaku pergi meninggalkan teman-temannya yang masih terlelap tidur,” ujar Iptu Muzakki, Rabu (6/6/2018).

Sementara itu, usai terbangun dari tidur, korban merasa kaget karena mengetahui handphone miliknya sudah hilang. Ia pun kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Jetis. Korban sudah menaruh curiga kepada pelaku. 

Berdasarkan keterangan saksi dan korban, petugas kemudian langsung mendatangi rumah pelaku untuk meminta keterangan. Saat itu, petugas mendapati handphone milik korban berada di rumah pelaku, namun pelaku sudah tidak berada di rumah dan sembunyi di wilayah Gedongan Mlati Sleman.

Petugas mendeteksi pelaku berada di wilayah Sleman, kemudian langsung dikejar ke lokasi. Pelaku berhasil ditangkap. Pelaku juga mengakui perbuatannya dan rencananya handphone akan dijual untuk kebutuhan sehari-hari. Pelaku akan kita dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandasnya.