Duduk di Depan Warung Burjo, Seorang Remaja Diserang Geng Klitih
Hukum & Kriminal

Duduk di Depan Warung Burjo, Seorang Remaja Diserang Geng Klitih

Wirobrajan,(jogja.sorot.co)--Seorang remaja harus dilarikan ke rumah sakit setelah diserang oleh sekelompok geng motor di Jalan Kapten P. Tendean, Wirobrajan, Kamis (7/6) dini hari pukul 01.00 WIB. Akibat aksi brutal geng motor atau geng klitih tersebut, korban bernama Alif Rakhan (15) warga Serangan Ngampilan mengalami luka bacok pada bagian kaki dan tangan.

Kapolsek Wirobrajan Kompol Sugiyanto mengungkapkan peristiwa penyerangan itu terjadi saat korban berada di depan sebuah Warung Burjo di Jalan Kapten P. Tendean Wirobrajan. Sepeda motor milik korban yang diparkir di dekat warung tiba-tiba ditabrak oleh rombongan sekitar 8 sepeda motor yang melintas di jalan tersebut. Akibatnya, korban yang duduk di dekat sepeda motor sampai tertindih sepeda motor.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku yang diduga mengendarai sepeda motor jenis KLX kemudian turun langsung merampas handphone milik korban. Dua orang pelaku juga menyerang korban menggunakan senjata tajam ke arah korban hingga mengenai kaki dan tangan korban.

Saat itu korban bersama temannya Zainul Arifin, warga Serangan sedang duduk-duduk di Warung Burjo. Sambil menunggu pesanan kopi, korban bermain handphone. Tetapi tiba-tiba diserang oleh kelompok tidak dikenal menggunakan beberapa motor. Seorang pelaku menggunakan pedang dan satu pelaku lain menggunakan celurit,” jelas Kompol Sugiyanto.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka sabetan pedang pada kaki sebelah kiri dan luka sabetan celurit pada tangan sebelah kiri. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhamadiyah Yogyakarta dan harus mendapatkan 10 jahitan di kaki sebelah kiri, perawatan luka di tangan sebelah kiri. Korban juga kehilangan handphone merk Oppo 7 yang dirampas oleh pelaku. 

Usai kejadian perampasan dan pembacokan, para pelaku langsung melarikan diri ke arah selatan melewati Jalan Kapten P. Tendean. Korban sudah membuat laporan polisi, dan saat ini kasus dalam penyelidikan untuk mengungkap para pelaku. Untuk sepeda motor yang digunakan oleh rombongan pelaku di antaranya jenis Kawasaki Ninja warna Hijau, KLX , Honda Vario warna hitam 125cc dan Honda Beat warna merah,” tandas Kapolsek.