Drainase Bermasalah Picu Munculnya Genangan Air di Kawasan Perkotaan
Sosial

Drainase Bermasalah Picu Munculnya Genangan Air di Kawasan Perkotaan

Umbulharjo,(jogja.soroto.co)--Pemkot Yogyakarta menargetkan penataan kawasan pedestrian Kotabaru rampung akhir tahun 2109. Ini menambah panjang pekerjaan rumah bagi Dinas PU PKP Yogyakarta untuk segera merealisasikannya. Selain itu, perbaikan saluran drainase juga menjadi tugas penting bagi Dinas PU PKP Yogyakarta karena masih banyak titik genangan di sekitar pedestrian Kotabaru.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU PKP Yogyakarta, Aki Lukman Nor Hakim mengatakan, dari hasil studi tahun 2013, terdapat 50 titik genangan di kota. Hingga 2019 nanti, Dinas PU PKP akan bekerja ekstra untuk menuntaskan 16 titik genangan.

Di 2018 hanya bisanya 2 titik genangan yang kami bisa selesaikan. Di Jalan Secodiningratan dan dan Jalan Bimo Kunthing. Di samping itu 2018 tak review lagi, adakah muncul genangan lain, ini baru proses pencermatan dengan konsultan kami,” kata Aki.

Menurut Aki, selain faktor manusia, faktor curah hujan menjadi penyebab utama munculnya genangan air tersebut. Jika sebelumnya saluran drainase dibuang ke sungai, kini Dinas PU PKP mensiasati dengan membuat sumur resapan. Karena mengingat keberadaan hotel di Yogyakarta begitu menjamur, sehingga air tanah terserap banyak. 

Dengan adanya sumur resapan tersebut akan mengurangi genangan dan juga menjadikan air hujan bisa masuk di sumur resapan untuk menambah air tanah. Teknisnya sumur resapan dibuat per jarak 10 meter dengan diameter 80 centimeter.

Namun berbeda lagi urusannya jika saluran drainase sudah termasuki dengan limbah rumah tangga. Hal tersebut dikatakan Aki masih menjadi momok yang menghambat upaya perbaikan drainase. Pasalnya limbah akan masuk ke sumur resapan yang dapat mencemari lingkungan. Aki mengaskan bahwa saluran khusus limbah sudah ada di Jalan Glagahsari, sehingga warga tidak diperbolehkan membuang limbah kesaluran drainase.

Contoh di Jalan Prawirotaman, saluran drainase kami penuh limbah. Penuh kotoran dari kamar mandi, kami juga repot. Apalagi petugas yang turun di lapangan tidak banyak,” ucapnya.

Padalah menurut hasil riset, saluran drainase secara keseluruhan panjangnya di tahun 2017 sampai 334 kilometer, dan kemampuan Dinas PU PKP hanya bisa membersihkan 14 kilometer.

Jika nanti Desember hujan belum tuntas, ya kalau diprotes memang belum jadi. Belum sempurna, visual sempurna, tapi fungsinya belum,” ujarnya.