Nekat Curi Motor Teman, Pemuda Asal Ibu Kota Diciduk Polisi
Hukum & Kriminal

Nekat Curi Motor Teman, Pemuda Asal Ibu Kota Diciduk Polisi

Jetis,(jogja.sorot.co)--Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jogoyudan JT 3/714 Gowongan Kecamatan Jetis pada Senin 16 April 2018. Pelaku berinisial BM (22), warga Kelurahan Lebak Bulus Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan, ditangkap di kawasan Alun-Alun Cimahi, Jawa Barat pada Kamis 21 Juni 2018.

Kapolsek Jetis Kompol Hariyanto melalui Kanit Reskrin Polsek Jetis Iptu Muzakki menjelaskan, aksi pencurian menimpa korban Dwi Sri Mulyono (54), warga Jogoyudan JT 3/ 714 Gowongan Jetis. Sebelum aksi pencurian, pada Senin 16 April 2018, pelaku yang merupakan teman korban datang ke rumahnya untuk menginap. Sekitar pukul 22.00 WIB, korban kaget karena sepada motor jenis Yamaha Vixion nopol AB 4284 FA miliknya hilang.

Sebelumnya, sepeda motor diparkir di ruang tengah dengan posisi tidak dikunci. Korban dan keluargnya kaget karena saat bangun malam, motor sudah hilang. Sudah berusaha mencari di sekitar rumah, tetapi warga setempat juga tidak mengetahui keberadaan motor miliknya,” ujar Iptu Muzakki, Senin (2/7/2018).

Dijelaskan lebih lanjut, korban merasa curiga kepada BM karena pada saat kejadian korban kehilangan sepeda motor, BM sudah tidak berada di rumahnya. Padahal sebelumnya, BM diketahui menginap di rumah korban. Korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke kator kepolisian Polsek Jetis. 

Dari hasil pemeriksaan korban, saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara, petugas kemudian melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian. Dari hasil penyelidikan, pelaku mengarah ke BM yang saat kejadian pencurian menginap di rumah korban. Petugas pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Anggota melakukan pengejaran ke tempat-tempat yang sewring disinggahi pelaku tetapi tidak berhasil ditemukan. Sampai akhirnya didapatkan informasi kalau pelaku berada di daerah Cimahi, Jawa Barat. Anggota langsung menuju ke lokasi dan berhasl menangkap pelaku,” tambah Iptu Muzakki.

Kepada penyidik BM mengaku, terpaksa melakukan aksi pencurian itu karena untuk memenuhi kebutuhan hidup. Rencananya, sepeda motor hasl curian itu akan dijual. Namun belum sempat dijual, ia sudah tertangkap oleh petugas terlebih dahulu. Atas perbuatannya, ia akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.