Siswa Korban Blank Spot Dapat Mengisi Kekosongan Kursi SMP
Pendidikan

Siswa Korban Blank Spot Dapat Mengisi Kekosongan Kursi SMP

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Banyak masyarakat mengadu ke Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan DIY terkait kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peeserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019. Pasalnya, kebijakan itu mengakibatkan sejumlah calon siswa SMP tidak dapat masuk ke dalam sekolah negeri karena dinilai bertempat tinggal di wilayah blank spot atau berada di luar jangkauan sekolah.

Menindaklanjuti hal itu, Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masthuri mendatangi Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut. Siswa yang berada di blank spot adalah korban system karena tidak masuk ke zona sekolah manapun. Sehingga pemerintah sebagai penyelenggara, harus mengambil langkah untuk memberikan solusi kepada mereka.

Hasil pertemuan hari ini adalah memastikan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta telah mengambil langkah dan kebijakan diskresi untuk menyelesaikan persoalan yang berkenaan dengan calon siswa yang ada di area blank spot,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana mengungkapkan, rekomendasi dari ORI Perwakilan DIY agar mengisi kursi-kursi kosong di sejumlah sekolah SMP Negeri di Yogyakarta. Dalam pendataan yang dilakukan petugas dari dinas pendidikan, terdapat 9 kursi yang belum terisi di beberapa sekolah di Yogyakarta. 

Ada 9 kursi kosong yakni di sekolah SMP Negeri 5, SMP Negeri 13, SMP Negeri 11, SMP Negeri 7, dan SMP Negeri 3,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah membuat kebijakan diskresi untuk mengisi kursi kosong di 9 SMP Negeri tersebut. Sebelumnya, langkah itu belum dilakukan karena tidak mempunyai dasar atau payung hukum. Namun setelah mendapat mandat dari Wali Kota dan rekomendasi dari Sekretariat Bersama Pos Pengaduan PPDB 2018, akhirnya kebijakan diskresi ini dilakukan.

Pengumuman pendaftaran bagi siswa korban blank spot telah diunggah di Website Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan pendaftaran akan dilayani pada Senin depan mulai pukul 08.00-12.00 WIB. Siswa yang akan mendaftar diwajibkan membawa bukti verifikasi pendaftaran di SMP Negeri dan membawa NEM asli.