BNPT: Waspadai Penyebaran Paham Radikalisme di Media Sosial
Peristiwa

BNPT: Waspadai Penyebaran Paham Radikalisme di Media Sosial

Ngampilan,(jogja.sorot.co)--Guna mencegah terjadinya paham radikalisme melalui digital, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjaama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DIY menggelar kegiatan literasi digital sebagai pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat, Kamis (2/8) di Cavinton Hotel Yogyakarta.

Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Dr Hj Andi Intang Dulung MHi mengungkapkan, pada era kemajuan teknologi dan informasi saat ini masyarakat dihadapkan mudahnya mengakses informasi dari media sosial. Masyarakat diminta cerdas dan mampu menyaring informasi yang berada di media sosial utamanya terkait paham radikal.

Media sosial sekarang sering dimanfaatkan untuk menyebarkan paham yang membahayakan. Untuk itu masyarakat harus cerdas menyaring informasi,” ucapnya.

Ia mengatakan, paham radikalisme harus dicegah sejak dini di semua kalangan masyarakat, terutama dari golongan generasi muda. Paham radikalisme ini sangat berbahaya bagi kehidupan sosial di Negara yang berasaskan Pancasila. Sedangkan jaringan terorisme, kata dia, tidak akan berhenti menambah anggota dan menyebarkan paham yang mereka anut. 

Sementara itu, praktisi komunikasi, Gardjito Kasilo mengatakan, generasi muda menjadi agen dalam melawan konten radikal di media sosial. Pasalnya, anak muda sangat akrab dengan perangkat gadget sehingga sering mengakses informasi di media sosial.

Ia menyarankan, generasi muda untuk memposting menyebarkan informasi atau konten yang positif, konten perdamaian dan persatuan di media sosial. Ia juga memberikan tips kepada peserta untuk membuat konten positif di media sosial.

Dengan tindakan tersebut, generasi muda sudah berperan dalam pencegahan terorisme,” katanya.

Hadir pula sebagai narasumber dalam acara ini Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Djauhar dan Dosen Departemen Ilmu Komunikasi UGM Wisnu Martha Adiputra, SIP, MSi.