Tak Cukup Waktu Pembahasan, DPRD Jogja Hapus Tujuh Raperda
Pemerintahan

Tak Cukup Waktu Pembahasan, DPRD Jogja Hapus Tujuh Raperda

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--DPRD Kota Yogyakarta menggelar rapat paripurna membahas Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah, Senin (6/8). Rapat yang dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, menyepakati penghapusan sebanyak tujuh raperda (rancangan peraturan daerah) tahun 2018.

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Yogyakarta memutuskan untuk merevisi Program Pembentukan Peraturan Daerah 2018. Bapemperda beralasan sisa waktu pembahasan sudah tidak memungkinkan untuk menyelesaikan tujuh raperda tersebut.

Salah satu pertimbangan penghapusan tujuh rapareda ini karena sisa waktu pembahasan hingga akhir tahun hanya tinggal empat bulan. Sehingga perlu mengubah Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2018,” ujar juru bicara Bapemperda, Bambang Anjar.

Adapun tujuh Raperda tahun 2018 yang batal dibahas yakni lima raperda usulan dari eksekutif dan dua raperda usulan dari legislatif. Lima raperda usulan eksekutif meliputi Raperda Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, Raperda Pajak Daerah, Raperda Perizinan, Raperda Penyelenggaraan Pemakaman, dan Raperda Pengawasan Kualitas Air Minum. 

Sedangkan dua raperda inisiatif dari legislatif yakni Raperda Kemitraan Ekonomi Kerakyatan UMKM dan Koperasi, serta Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan Kota Yogyakarta.

Semua raperda yang dihapus ini sudah melalui pembahasan dan kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif dan disetujui dalam rapat paripurna,” terangnya.

Dengan penghapusan tujuh raperda ini, Program Pembentukan Peraturan Daerah 2018 DPRD Kota Yogyakarta yang sedianya akan membahas 31 raperda, hanya akan menyelesaikan sebanyak 24 raperda. Pembahasan 24 raperda sudah mulai selesai dan sebagian sudah ditetapkan menjadi perda, sedangkan tujuh raperda yang dihapus akan kembali dicermati pada tahun yang akan datang.