Mulut Berbusa, Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos
Peristiwa

Mulut Berbusa, Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Warga Mrican UH 7/357, RT 22/8, Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, digemparkan dengan penemuan dua sosok mayat di dalam kamar kos, Senin (20/8) petang pukul 17.00 WIB. Identitas dua mayat tersebut diketahui bernama Hartini (53) dan cucunya Muhammad Bagas Andrian (2), warga asal Banyuurip, Sambung Macan, Sragen Jawa Tengah.

Menurut Kapolsek Umbulharjo Kompol Alaal Prasetyo SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Supatno, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Slamet Widodo (34), yang merupakan anak menantu dari korban Hartini dan ayah kandung dari korban Bagas. Saksi berniat menjemput anaknya yang sejak pagi dititipkan ke tempat kos neneknya.

Saksi dari bekerja di wilayah Berbah Sleman pulang ke tempat kosnya di Kampung Mrican RT 24/08, tidak jauh dari tempat kos korban. Ia menanyakan keberadaan puteranya kepada istrinya, Aminah. Nah dijawab oleh istrinya kalau anaknya masih berada di tempat neneknya, kemudian saksi pergi untuk menjemput anaknya,” jelas Iptu Supatno, Selasa (21/8/2018).

Sesampai di rumah kos korban, saksi melihat pintu dan jendela rumah dalam keadaan terbuka kemudian ia langsung masuk. Saat itu, ia melihat ibu mertua dan anaknya dalam keadaan tertidur di atas tempat tidur dalam kamar. Saksi kemudian mencoba membangunkan Bagas untuk diajak pulang, tetapi tidak segera bangun. 

Setelah diperiksa, kondisi tubuhnya dalam keadaan kaku. Demikian pula dengan kondisi tubuh Hartini juga dalam keadaan kaku dan mulut mengeluarkan busa. Saksi kemudian berteriak minta tolong ke tetangga dan melapor ke kantor polisi. Petugas bersama Tim Identifikasi Polresta Yogyakarta dan Tim Medis Puskesmas Umbulharjo kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tim medis tadi menemukan kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dengan mulut mengeluarkan busa,” terangnya.

Melihat kondisi tersebut, kemungkinan keduanya meninggal karena keracunan. Tetapi hingga kini belum diketahui secara pasti keduanya sengaja atau tidak sengaja meminum racun. Guna memastikan penyebab kematian kedua korban, pihak kepolisian selanjutnya membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta untuk dilakukan otopsi.