Nekat Curi Sepatu di Rumah Kos, Pria Pengangguran Dihajar Massa
Hukum & Kriminal

Nekat Curi Sepatu di Rumah Kos, Pria Pengangguran Dihajar Massa

Gondokusuman,(jogja.sorot.co)--Nekat mencuri sepatu di sebuah rumah kos Kampung Sapen GK 1/437 RT 25/RW 8 Gondokusuman, seorang pria babak belur dihajar massa, Jumat (14/9) pukul 02.00 WIB. Pelaku diketahui berinisial RH (29), warga asal Jalan Siwalan Kerto 249 RT 017 RW 005, Surabaya Jawa Timur.

Menurut Kapolsek Gondokusuman Kompol B. Slamet, pelaku mencuri dua pasang sepatu merek Diadora milik penghuni kos bernama Istiqomah. Sepatu yang diletakkan di depan kamar kos dengan mudah disikat oleh pelaku karena korban tengah tertidur pulas di dalam kamar.

Penangkapan pelaku berawal dari kecurigaan warga yang melihat orang yang tak dikenal membawa dua pasang sepatu. Warga kemudian mengamankan orang tersebut dan setelah didesak akhirnya mengaku telah mencuri sepatu tersebut. Warga yang emosi sempat menghadiahi pelaku dengan beberapa pukulan ke arah wajah. Pelaku kemudian diserahkan ke Mapolsek Gondokusuman.

Pelaku mengambil sepatu saat kondisi kos sepi karena korban sendiri tidur di dalam kamar. Karena saat pulang dia langsung masuk kamar dan tidak keluar sampai pagi. Sedangkan pelaku berhasil ditangkap masyarakat yang melihat orang yang mencurigakan,” ujar Kapolsek Senin (17/9).

Atas kejadian itu, pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi kejadian dan meminta korban untuk datang ke kantor polisi untuk melakukan pengecekan barang bukti. Setelah tiba di kantor polisi dan melihat barang bukti yang diamankan, korban membenarkan bahwa sepatu tersebut miliknya. 

Dari pengakuan pelaku, ia terpaksa melakukan tindak pencurian tersebut karena terhimpit kebutuhan ekonomi keluarga. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan itu tengah menganggur sehingga tidak mempunyai penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang tinggal di wilayah Yogyakarta.

Pelaku akan kami jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Kapolsek.