Indeks Kerawanan Pemilu 2019 DIY Nomor 2, Bawaslu Siapkan Strategi Antisipasi
Politik

Indeks Kerawanan Pemilu 2019 DIY Nomor 2, Bawaslu Siapkan Strategi Antisipasi

Kotagede,(jogja.sorot.co)--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY merasa terkejut atas dikeluarkannya Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Tahun 2018 yang telah resmi diterbitkan oleh Bawaslu Pusat. Dalam IKP tersebut menyebutkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempati urutan kedua nasional sebagai daerah yang berpotensi kerawanan dalam Pemilu 2019.

Menanggapi hal tersebut Koordinator Divisi Pengamanan San Hub antar lembaga Bawaslu DIY Muh Amir Nashiruddin mengatakan, skor IKP yang dirilis oleh Bawaslu RI untuk DIY yakni 52. Skor IKP untuk DIY tersebut dinilai cukup tinggi mengingat skor IKP yakni mulai dari 0 sampai 33.

"Untuk tingkat kerawanan secara nasional rata-rata 49. Sedangkan DIY mendapat nilai 52 yang artinya di atas tingkat kerawanan nasional," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (28/9).

Amir menambahkan, tolak ukur dari tingkat IKP tersebut dilihat dari empat dimensi konteks yakni sosial politik, penyelenggaraan pemilu yang profesional, keamanan, dan partisipasi. Dari empat dimensi tersebut masih terbagi lagi menjadi sekitar 30 sub dimensi. 

Secara historis, pelaksanaan pemilu DIY sendiri memiliki sejarah adanya bentrok dan konflik yang terjadi di beberapa daerah dengan kerawanan paling tinggi di wilayah Kabupaten Sleman. Terkait hal pilih, Bawaslu DIY mempunyai catatan terkait Daftar Pemilih Tambahan di DIY yang sulit dikelola karena terdapat sekitar 300 ribu data pemilih yang merupakan mahasiswa.

Di DIY ini banyak mahasiswa, ada sekitar 300 ribu. Kemungkinan sebagian dari mereka tidak mencoblos di daerah asalnya sehingga mereka kemungkinan akan kehilangan sebagian hak pilihnya. Kami akan terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan antisipasi sejak dini terhadap indeks kerawanan Pemilu 2019,” tandasnya.