Terlihat Anteng, Volume Kubah Lava Merapi Terus Bertambah
Peristiwa

Terlihat Anteng, Volume Kubah Lava Merapi Terus Bertambah

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis laporan mingguan aktivitas Gunung Merapi periode 19-25 Oktober 2018, pada Jumat (26/10).

Berdasarkan hasil pengamatan visual, menunjukkan cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, sedangkan pada siang dan sore hari berkabut. Asap teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Selo pada tanggal 22 Oktober 2018, berwarna putih, sedang, dengan tekanan gas lemah Dan tinggi maksimum 50 m.

Untuk pemantauan dan analisis kubah lava morfologi puncak, berdasarkan foto dari sektor tenggara menunjukkan adanya perubahan morfologi yang berupa pertumbuhan kubah. Volume kubah lava per 21 Oktober 2018 sebesar 219.000 m3 dengan laju pertumbuhan rata-rata 6.100 m3/hari, ini menunjukkan relatif tetap dari minggu sebelumnya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah yakni kurang dari 20.000 m3/hari.

Dalam minggu ini aktivitas kegempaan gunung merapi tercatat sebanyak 46 kali gempa Hembusan (DG), 4 kali gempa Fase Banyak (MP), 275 kali gempa Guguran (RF), 28 kali gempa Low Frekuensi (LF) dan 6 kali gempa Tektonik (TT).

Intensitas kegempaan pada minggu ini tercatat lebih rendah dari minggu sebelumnya yakni dalam rekapan minggu lalu periode 12-18 Oktober tercatat 52 kali gempa Hembusan (DG), 5 kali gempa Vulkano-Tektonik dangkal (VTB), 22 kali gempa Fase Banyak (MP), 202 kali gempa Guguran (RF), 37 kali gempa Low Frekuensi (LF) dan 8 kali gempa Tektonik (TT).

"Deformasi gunung merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida.

Berdasarkan pengukuran DOAS (Differential Optical Absorption Spectroscopy) menghasilkan nilai rata-rata emisi gas SO2 puncak gunung merapi sebesar 74,61 ton/hari, hitungan ini masih dalam kisaran normal. 

"Pada minggu ini tidak terjadi hujan di Pos Pengamatan gunung merapi," lanjutnya.