Antisipasi Longsor di Jalur Kereta, PT KAI Daop 6 Siapkan Petugas Jaga Daerah Rawan
Peristiwa

Antisipasi Longsor di Jalur Kereta, PT KAI Daop 6 Siapkan Petugas Jaga Daerah Rawan

Gedongtengen,(jogja.sorot.co)--PT KAI Daop 6 Yogyakarta mewaspadai sejumlah titik jalur kereta api yang berada di daerah atau zona rawan kecelakaan. Guna mengantisipasi terhadap kerawanan tersebut, pihak PTKAI Daop telah melakukan beberapa langkah baik mempersiapkan personel maupun perlengkapan.

Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengungkapkan, daerah rawan yang perlu diwaspadai oleh pengguna jalan raya ialah di setiap perlintasan kereta api. Selain itu, pada musim penghujan ini beberapa titik perlu diwaspadai adalah jalur kereta api di daerah rawan longsor. Di Daop 6 sendiri terdapat sejumlah titik rawan mulai dari Kaliyoso Solo sampai Stasiun Goprak Grobogan Jawa Tengah.

Saat ini hujan sudah mulai turun, ini ada beberapa titik yang kita waspadai dan sudah kita antisipasi. Terutama untuk lintas Kaliyoso sampai dengan arah Purwodadi, Stasiun Goprak, tapi sudah kita antisipasi, drainase sudah kita perbaiki kemudian kiri dan kanan sudah kita bronjong. Kalau titiknya parsia, tetapi kalau lintas Kaliyoso sampai Goprak sekitar 40 kilometer,” ujar Eko, Minggu (18/11).

Dijelaskan Eko, beberapa titik jalur kereta api yang masuk dalam zona rawan longsor karena strutur tanahnya yang labil. Selain melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi potensi longsor, pihak KAI Dap 6 juga telah menyiapkan personel untuk melakukanpatroli baik siang maupun malam. Pihaknya juga telah menyiapkan petugas khusus di daerah rawan. 

Kalau personel, dimanapun operasional kereta api itu sebelum kereta api berangkat selalu diantisipasi dengan Juru Penilik Jalan yang memeriksa jalan rel. Kemudian untuk musim hujan, kita tugaskan juga Petugas Jaga Daerah Rawan,” terangnya.

Petugas Jaga Daerah Rawan bertanggung jawab untuk melaporkan kondisi di sejumlah titik di jalur kereta api yang masuk dalam daerah rawan longsor. Dengan adanya laporan dari awal, petugas dapat dengan segera melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api.