Pantauan Jelang Akhir Tahun, Harga Telur dan Beras Mulai Merangkak Naik
Ekonomi

Pantauan Jelang Akhir Tahun, Harga Telur dan Beras Mulai Merangkak Naik

Jetis,(jogja.sorot.co)--Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) melakukan pemantauan harga sejumlah komoditas di Pasar Kranggan Yogyakarta, pada Selasa (4/12/2018). Pemantauan dilakukan terhadap harga-harga kebutuhan pokok, persediaan atau stok dan distribusi pada menjelang libur panjang Hari Natal dan Tahun Baru.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (Bappebti) Kemendag RI, Indrasari Wisnu Wardhana mengungkapkan, dari hasil pantauan di Pasar Kranggan, terdapat dua komoditas yang dimungkinkan akan mengalami kenaikan harga pada menjelang akhir tahun. Dua komoditas itu yakni telur ayam negeri dan beras medium. Saat ini, harga dua kebutuhan strategis ini sudah mengalami kenaikan dari sebelumnya.

Untuk beras medium di Pasar Kranggan dijual Rp 10.000, naik dari Rp 9.500 per kilogramnya. Sedangkan harga telur Rp 23.500 naik dari sehari sebelumnya yang dijual sekitar Rp 21.000 per kilogramnya,” ungkap Indrasari Wisnu Wardhana.

Sebagai upaya untuk mengendalikan harga dan menjamin ketersediaan barang, pihaknya telah berkkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menambah pasokan. Pihaknya juga telah menyiapkan rencana operasi pasar jika kenaikan harga komoditas tersebut sudah melampau kewajaran. 

Sementara itu, salah satu pedagang pasar kranggan, Muniroh mengatakan, kenaikan harga beberapa komoditas di pasar saat ini dipengaruhi jumlah pasokan yang berkurang, sedangkan jumlah permintaan cenderung mengalami peningkatan. Kondisi seperti itu sudah lumrah terjadi, terlebih sekarang sudah menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, sehingga permintaan konsumen juga meningkat.

Menjelang Tahun Baru, pasti harga-harga selalu naik dan itu sudah biasa karena permintaan juga bertambah. Tetapi untuk minyak goreng, gula pasir dan tepung terigu, sekarang masih stabil,” katanya.