Tak Dengar Suara Sirine, Bocah Penyandang Disabilitas Tewas Tertabrak Kereta Api
Peristiwa

Tak Dengar Suara Sirine, Bocah Penyandang Disabilitas Tewas Tertabrak Kereta Api

Gondokusuman,(jogja.sorot.co)--Nasib nahas menimpa bernama Tegar (14), warga Gendeng RT 75/RW 18, Nomor 750, Baciro, Kecamatan Gondokusuman. Bocah penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wisacara ini tewas tertabrak Kereta Api Prambanan Ekspres Jurusan Solo-Kutoarjo di perlintasan rel depan Pasar Talok, Gendeng, Baciro, Rabu (5/12/2018) pukul 13.40 WIB.

Menurut Kapolsek Gondokusuman Kompol Boni, akibat benturan yang cukup keras, korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi yang cukup mengenaskan. Sebelum kejadian, korban berada di sekitar rel jalur kereta api untuk mencari orang tuanya yang sedang keluar rumah. Bocah ini tidak sadar ada kereta api yang hendak melintas.

Sebelum kejadian, korban berada di dekat perlintasan kereta api bermaksud menyebarang. Korban tidak mendengar suara klakson (sirine) kereta api, sehingga Kereta Api Prameks dari arah timur menyambar korban hingga tewas di lokasi,” ungkap Kompol Boni.

Usai kejadian, saksi di lokasi kejadian, Nuzul Bani (23), kemudian menghubungi petugas kepolisian polsek Gondokusuman. Petugas Polsek kemudian datang ke lokasi bersama tim identifikasi Polresta Yogyakarta untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara. 

Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk visum dan pembersihan jenazah. Selanjutnya kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandas Kapolsek.