Kian Megah, Stadion Mandala Krida Jogja Diresmikan Gubernur DIY
Olahraga

Kian Megah, Stadion Mandala Krida Jogja Diresmikan Gubernur DIY

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Proses renovasi Stadion Mandala Krida Yogyakarta telah rampung dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 174 miliar dari APBD DIY. Tampil kian megah, stadion kebanggaan warga Kota Jogja ini diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kamis (10/1).

Usai melakukan penandatanganan prasasti, Gubernur DIY didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DIY dan Pemkot Yogyakarta, melakukan peninjauan di sejumlah veneue atau fasilitas olahraga yang telah kelar dibangun. Meski dinyatakan sudah selesai direnovasi, namun stadion yang mampu menampung hingga 25 ribu penonton ini masih memerlukan sejumlah penambahan fasilitas.

Pihak Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Edy Wahyudi, mengungkapkan, beberapa fasilitas pendukung yang masih diperlukan antara lain, lampu penerangan stadion, lampu penerangan lingkungan, kursi tribun (single seat) dan tempat penyedia makanan (food court). Rencananya, pengajuan anggaran untuk pembangunan fasilitas tambahan itu akan dilakukan pada tahun 2020.

Kalau pembangunan empat hal itu bisa dilaksanakan dan terselesaikan pada tahun 2020, maka aktivitas di Mandala Krida ini dapat dilakukan 24 jam. Anggaran yang kita usulkan sekitar Rp 50 miliar,” ungkap Edy Wahyudi.

Ia menjelaskan, proses renovasi Stadion Mandala Krida sendiri sudah dimulai pada 2012 dengan merancang DED (detail enggineering design), kemudian pengerjaan fisik dimulai pada 2013 hingga 2018. Beberapa venue olahraga dan fisik yang dibangun antara lain venue panjat tebing, bola volly pasir, sepatu roda, balap motor, tribun sisi timur, tribun sisi barat, penataan lingkingan, lapangan sepak bola dan sirkuit atletik. 

Sementara itu, Sri Sultan HB X berharap, fasilitas-fasilitas baru di Stadion Mandala Krida mampu mengangkat potensi olahraga di DIY, sehingga muncul bibit-bibit unggul atlet daerah. Ia juga meminta stadion dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan pihak manajemen secara serius melakukan pemeliharaan secara rutin. Sultan berpesan agar stadion berstandar internasional ini khusus digunakan untuk kegiatan olahraga.

Nanti bisa rusak lintasannya kalau untuk aktivitas lainnya, ini standar internasional dan sudah mendapatkan sertifikat kok,” ujar Gubernur.

Harapan saya, ke depan bagaimana kita mempersiapkan atlet itu tidak hanya regional saja, ya sudah nasional. Kalau PON dan sebagainya, partisipasi atlet dari Jogja untuk nasional lebih banyak, kita kan komitmennya itu,” imbuh Sultan.