Terdengar Ledakan, Genset Rumah Makan Uma Dapur Terbakar
Peristiwa

Terdengar Ledakan, Genset Rumah Makan Uma Dapur Terbakar

Tegalrejo,(jogja.sorot.co)--Warga dan sejumlah pegawai di Rumah Makan Uma Dapur Indonesia di Kampung Bangirejo RT 38/RW 10, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Sabtu (19/1/2019) pagi dibuat panik. Dua ledakan yang cukup keras terdengar dari gudang generator di rumah makan tersebut.

Menurut Kapolsek Tegalrejo Kompol Ardiansyah, ledakan tersebut diduga berasal dari generator sehingga menimbulkan api kemudian membakar sejumlah barang di dalam gudang tersebut. Sebelum terjadi ledakan, sekitar pukul 07.30 WIB diketahui salah satu karyawan, Budi Harmanto (59), warga Botokan RT 20 Kelurahan Argosari Sedayu Bantul bermaksud untuk menghidupkan genset di gudang yang terletak di bangunan sebelah timur.

"Rumah makan ini adalah milik saudara Agus Sulistiyo (42), warga Griya Indah Kasihan Bantul. sebelum terjadi ledakan, salah stau karyawan menghidupkan genset, kemudian ditinggal beraktivitas. Sekitar 10 menit kemudian terdenganr dua kali ledakan dari arah gudang genset, dan ternyata apai sudah menyala membakar gudang itu," ujar Kapolsek, Sabtu siang.

Sejumlah karyawan kemudikan melakukan pengecekan di gudang tersebut dan mendapati genset sudah dalam keadaan terbakar. Beberapa barang seperti kursi jok yang disimpan dalam gudang tersebut juga ikut terbakar. Saksi budi kemudian berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api tidak segera padam sehingga meminta tolong warga untuk membantu memadamkan api. 

Karena api semakin membesar, karyawan rumah makan, Ryan Prayogo (41) kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran dan petugas Polsek Tegalrejo. Selang beberapa saat kemudian, 2 unit mobil petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 8.30 WIB.

Belum diketahui penyebab ledakan, namun diduga kuat akibat korsleting sehingga menimbulkan percikan api. Sedangkan estimasi jumlah kerugian akibat kebakaran ini masih dalam pendataan pihak rumah makan dan petugas.