Dilepas Wakil Walikota, 5 Truk Kemanusiaan Jogja Berangkat Menuju Banten
Sosial

Dilepas Wakil Walikota, 5 Truk Kemanusiaan Jogja Berangkat Menuju Banten

Jogja,(jogja.sorot.co)--Bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi sekitar dua bulan lalu kondisinya masih belum sepenuhnya pulih terutama di wilayah Pandeglang, Banten dan Lampung Selatan. Sampai saat ini Aksi Cepat Tanggap (ACT) masih membuka posko dan dapur umum untuk membantu fase pemulihan para penyintas bencana di Banten dan Lampung.

Sebagai ikhtiar untuk terus membantu saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama SKH Kedaulatan Rakyat (KR) dan Universitas Islam Indonesia (UII) memberangkatkan 5 truk kemanusiaan untuk membantu para korban tsunami yang berada di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan diberangkatkan dari Halaman Kantor Balai Kota Jogja dilepas oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Purwadi, pada Senin (4/1). Lima truk kemanusiaan yang diberangkatkan berisi kebutuhan pokok para pengungsi seperti sembako, pakaian baru, air mineral, kebutuhan sanitasi, alas tidur dan tenda darurat.

Untuk menanggulangi bencana tidak cukup dilakukan sendiri-sendiri, harus bersinergi dan bersama-bersama, sehingga dampaknya dapat diarasakan secara massif,” tutur Heroe Purwadi.

Sambutan juga disampaikan oleh Bagus Suryanto, Kepala Cabang ACT DIY, menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan dari Jogja akan sampai di posko Induk ACT di Kabupaten Pandeglang Banten, sehari setelah pemberangkatan. 

Ini merupakan Truk Kemanusiaan kedua, kali ini ada lima truk, dua truk support dari KR, dua truk UII dan satu truk dari kolektif beberapa mitra ACT DIY dan ada juga dari masyarakat Solo Raya. Dari Jogja bantuan kemanusiaan akan diberangkatkan langsung ke Banten, dan diperkirakan sampai posko Induk Pandeglang, Banten pada hari Selasa (5/1), untuk didistrubusikan kepada pengungsi di daerah Pangdeglang Banten,” ujar Bagus.

Sementara itu, Direktur Keuangan SKH KR Imam Satriadi menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepedulian semua masyarakat Jogja, lewat dompet peduli KR. Bantuan kali ini merupakan yang ketiga setelah Lombok. Ia berharap sekecil apapun bantuan dapat bermanfaat bagi para korban bencana.

Rektor UII Fathul Wahid menegaskan, melalui program UII Peduli yang dibuka sejak Agustus 2018 lalu sudah belasan truk yang dikirim baik ke Lombok, Palu dan ke Banten. Bukan hanya bantuan logistik, namun bantuan relawan tim medis dan tim evakuasi juga diterjunkan sejak hari kedua tsunami di Banten.

Semoga bantuan kemanusiaan yang sedikit ini dicatat oleh Allah sebagai amal kebajikan,” ujarnya.