Tolak RUU Cipta Lapangan Kerja, Ratusan Massa Pekerja Gelar Aksi di DPRD DIY
Peristiwa

Tolak RUU Cipta Lapangan Kerja, Ratusan Massa Pekerja Gelar Aksi di DPRD DIY

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Puluhan massa yang tergabung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY, menggelar aksi damai di halaman Gedung (DPRD DIY, Rabu (12/2). Aksi tersebut digelar untuk menolak RUU Cipta Lapangan Kerja (CILAKA).

Koordinator Umum (Kordum) aksi, Denta Yulian mengatakan, RUU tersebut merupakan paket kebijakan yang akan menghapus banyaknya ratusan Undang-Undang dan ribuan pasal terkait Undang-Undang Perdagangan, dan Ketenagerjaan.

"Dalam RUU ini, banyak merugikan pekerja. Salah satunya yakni, penghapusan pesangon, penghapusan upah minimum dan perluasan outsorsing," kata Denta.


Selain itu, pada RUU tersebut juga terdapat upah per jam dan diberlakukannya tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Sedangkan pengangguran di Indonesia juga banyak sekali. Terdapat 5 Sektor yang diperbolehkan melakukan outsorsing, yakni cleaning service, security, catering, sopir. 

"Dalam RUU CILAKA ini, ternyata banyak dimunculkan hal-hal yang merugikan, seperti pesangon dihilangkan dan upah minimum dihapus," lanjut Denta.

Menanggapi aksi ini, Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengatakan, pihaknya akan memanggil Disnaker DIY. Terkait dengan isi dari RUU Cipta Lapangan Kerja, ia mengaku belum menerima informasi tersebut.

"Untuk informasi belum sampai kepada kami. Kami hanya mendapatkannya dari media dan postingan. Namun, jika benar seperti itu, selaku wakil pimpinan dewan, kami juga prihatin," kata Huda.