Hampir Roboh Karena Gempa, Ndalem Brontokusuman Mulai Dipugar Gunakan Danais
Budaya

Hampir Roboh Karena Gempa, Ndalem Brontokusuman Mulai Dipugar Gunakan Danais

Mergangsan,(jogja.sorot.co)--Bangunan Cagar Budaya (BCB) Ndalem Brontokusuman mulai disasar pemugaran atau revitalisasi menggunakan Dana Keistimewaan (Danais). Pemkot Yogyakarta mengucurkan Danais sekitar Rp 1,15 miliar untuk pemugaran bagian belakang ndalem.

Bagian yang dipugar adalah bangunan belakang yang fungsi awalnya sebagai kamar rayi dalem keluarga Sultan Hamengku Buwono VIII. Total ada empat kamar yang bakal dibangun dengan bentuk hampir menyerupai aslinya. Adapun luas total bangunan yang dipugar kurang lebih 10 x 26,5 meter.

Menurut staf Bidang Seni Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Dodi Singgih, bangunan belakang Ndalem Brontokusuman lebih dulu dipugar karena tingkat kerusakan cukup parah akibat gempa bumi 2006. Sedangkan bangunan depan, berdasar kajian tim konstruksinya terbilang masih kokoh.

Bangunan belakang juga berhimpitan langsung dengan rumah warga. Jika tak segera di perbaiki, dikhawatirkan bisa roboh menimpa permukiman,” ujarnya.

Dijelaskan, proyek yang melibatkan sekitar 15 pekerja ini telah berjalan sejak pertengahan Agustus lalu dan ditargetkan rampung selama 120 hari. Pelaksanaan pemugaran bangunan berusia ratusan tahun ini juga di bawah pengawasan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY. 

Bangunan asli dirobohkan, lalu dibangun ulang yang hampir menyerupai bentuk aslinya. Termasuk ornamen-ornamen dibuat semirip mungkin,” jelas Dodi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogya, Eko Suryo Maharso mengatakan, pemugaran Ndalem Brontokusuman sesuai dengan peruntukan pemakaian Danais. Yakni kegiatan fisik berupa revitalisasi bangunan cagar budaya. Selain Ndalem Brontokusuman, tahun ini revitalisasi juga menyasar kompleks bangunan Taman Siswa.