Menteri ESDM Hadiri Raker Berceloteh Soal Pengalaman Kepemimpinan
Peristiwa

Menteri ESDM Hadiri Raker Berceloteh Soal Pengalaman Kepemimpinan

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Ada yang berbeda dari agenda rapat kerja koordinasi pengendalian pembangunan daerah DIY Triwulan I Tahun 2018 yang berlangsung di Hotel Ina Garuda, Rabu (18/4). Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan untuk memberikan semangat leadership kepada para kepala OPD.

Diawal, Kepala Bappeda DIY Tavip Agus Rayanto, menyampaikan bahwa dalam pengendalian 3 bulan sekali ini, akan ada laporan program yang belum selesai maupun yang sudah mencapai progress. Ada beberapa catatan terkait kegiatan pelaksaan keistimewaan yang dipaparkan olehnya. Poin pertama, ada pada kelembagaan yang terkendala pada jadwal yang tidak sesuai rencana. Lalu dipoin kedua terkait bidang pertanahan adalah beberapa penyelesaian urusan pertanahan masih terganjal proses administrasi di BPN. Selain itu poin tiga menyangkut bidang tata ruang yakni pemanfaatan tata ruang masih terkendala pada proses penginputan di SiRUP sehingga berdampak pada mundurnya pekerjaan. Poin terakhir adalah mengenai kebudayaan, adanya usulan anggaran perubahan untuk program pengelolaan dan pengembangan Taman Budaya Sleman belum ada kajian tata ruangnya.

Paparan sebetulnya soal pengendalian pembangungan, OPD dalam konteks proses, seperti yang dikatakan Pak Jonan supaya hasilnya baik harus dikendalikan. Kalau tidak dikendalikan jadinya tidak baik, makanya setiap 3 bulan direport mana yang belum selesai, dan mana yang sudah ada prosgress,” jelas Tavip.

Sebelum prosesi penyerahan Rapor, Ignasius Jonan menyampaikan kiat-kiat menjadi leader atau pemimpin. Dengan menampilkan kutipan-kutipan tokoh legendaris seperti Thomas A. Edison, salah satunya yakni pemimpin itu adalah orang yang mempunyai pengikut. Yang paling menarik, adalah ia menyampaikan pemimpin itu tidak banyak ngomong. 

Ia juga ditanya soal senyum dan tidak senyum bagi seorang leader, apakah signifikan atau tidak. Pasalnya dulu Jonan, panggilan akrab Menteri ESDM tersebut memang dikenal susah tersenyum.

Kalau bikin ketawa saya kira dari dulu, nanti saya ikut stand comedy,” kata Jonan sambil diikuti riuh gelak tawa hadirin.

Kepala Bappeda menyampaikan alasan mendatangkan Ignasius Jonan dalam agenda Rapat Kerja tersebut. Jonan dinilai mumpuni menyampaikan perihal leadership karena background pekerjaan sebelumnya menjadi CEO PT.KAI pada tahun 2009 yang dulunya adalah seorang praktisi perbankan atau profesional perbankan lalu banting stir terjun ke bisnis transportasi yang membawa hawa segar bagi PT.KAI yang sempat merugi di tahun 2008.

Spirit Jonan, untuk memberikan perubahan terhadap leadership kepada kepala OPD, supaya cara berfikirnya tidak linear. Karena dia pernah menjadi CEO bukan karena jabatannya sebagai menteri,”ujar kepala Bappeda.