Terlambat Masuk Sekolah, Siswa SMPN 10 Jogja Dapat Hadiah Tendangan dari Guru
Pendidikan

Terlambat Masuk Sekolah, Siswa SMPN 10 Jogja Dapat Hadiah Tendangan dari Guru

Mergangsan,(jogja.sorot.co)--Dunia pendidikan di Kota Yogyakarta kembali tercoreng oleh ulah oknum tenaga pendidik di salah satu sekolah. Seorang siswa SMP Negeri 10 Kota Yogyakarta, berinisial AA, Rabu (20/3/2019) pagi, jadi korban kekerasan oleh oknum guru gara-gara terlambat masuk sekolah dan dianggap nakal.

Orangtua korban, MN, warga Karanganyar Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, mengungkapkan, akibat peristiwa itu anaknya masih mengalami trauma psikis dan enggan untuk sekolah. Ia mengetahui aksi kekerasan itu sepulang mengantar anaknya ke sekolah. Anaknya tiba-tiba pulang sambil menangis. Setelah ditanya, AA mengaku mendapat perlakukan kasar oleh salah satu guru di sekolahnya.

"Anak saya ditendang pada tubuh bagian belakang dan mengenai pantatnya," ucapnya, Rabu siang.

Orang tua AA kemudian mendatangi sekolah dengan tujuan meminta kejelasan terkait peristiwa yang dialami anaknya. Sesampai di sekolah, awalnya pihak sekolah tidak bersedia memberikan permohonan maaf atas kejadian yang dilakukan oleh oknum guru tersebut. Namun saat ia pulang, akhirnya pihak sekolah bersedia meminta maaf. 

"Saya langsung melaporkannya kepada Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta," lanjutnya.

Mendapati laporan tersebut, pimpinan Komisi D DPRD Kota Yogyakarta Antonius Fokki Ardiyanto menegaskan, insiden kekeraan kepada siswa tersebut telah mencoreng citra seorang guru. Sebagai guru, seharusnya dapat memberikan contoh yang baik dengan memperlakukan anak didik secara layak dan penuh kasih sayang sesuai pesan Pendiri Pendidikan Nasional sebagai seorang pamong.

"Kami langsung menindaklanjutinya dengan mengklarifikasikan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, supaya hal serupa tidak terjadi lagi dalam sistem pendidikan di Kota Yogyakarta," tegas Fokki.