Polresta Yogyakarta Gerebek Gudang Miras di Depok, 2 Tersangka Diamankan
Hukum & Kriminal

Polresta Yogyakarta Gerebek Gudang Miras di Depok, 2 Tersangka Diamankan

Gondomanan,(jogja.sorot.co)--Jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta menggerebek ruko di Jalan Affandi Karangaasem, Kecamatan Depok Sleman, yang dijadikan gudang minuman keras (miras), pada Sabtu 3 Agustus 2019. Dalam penggerebakan ini petugas berhasil mengamankan sebanyak 2.690 botol miras berbagai merk.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini menjelaskan, dalam kasus ini petugas juga mengamankan dua orang tersangka yakni AS (19) warga Kecamatan Umbulharjo dan AEH (44) warga Kecamatan Depok, Sleman. Tersangka AS merupakan pembeli, sedangkan AEH adalah penjual miras di ruko tersebut.

Pengungkapan kasus ini berawal saat petugas Sabhara Polresta Yogyakarta melakukan di wilayah Umbulharjo dan mencurigai AS dan membuntutinya hingga di warung burjo.Saat dilakukan penggeledahan petugas mendapatkan barang bukti berupa satu botol miras jenis whisky merek Drum. AS kemudian dibawa ke Polresta Yogyakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

kepaada petugas, AS mengaku mendapatkan miras tersebut dari tersangka AEH di salah satu ruko di wilayah Jalan Affandi Kecamatan Depok. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan menggerebek ruko yang dijadikan gudang miras oleh tersangka AEH. Petugas kemudian mengamankan tersangka bersama ribuan botol miras sebagai barang bukti.

Kedua tersangka akan dijerat Perda DIY No.12 tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol serta pelarangan minuman oplosaan dan Perda No.7 Tahun 1953 tentang izin menjual minuman beralkohol. Selain itu, AEH juga akan dijerat Pasal 204 ayat (1) KUHP tentang penjualan dan peredaran minuman beralkohol tanpa ijin resmi, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Peran AS masih kami dalami lebih lanjut, lantaran dia sebagai pembeli,” ujar Kombes Pol Armaini di Mapolresta Yogyakarta, Senin (5/8).

Sementara itu, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti yang hadir dalam rilis pengungkapan kasus miras tersebut menyampaikan, persoalan pepredaran miras menjadi tanggung jawab bersama baik aparat maupun semua elemen masyarakat. Ia berharap, warga yang mengetahui adanya peredaran miras untuk melapor ke Pemerintah Kota Yogyakarta (Pemkot), Polresta, Pengadilan Negeri atau ke Kejari Yogyakarta.