Bersurat ke Kejagung, Kejati DIY Ajukan Pemecatan Jaksa ES
Hukum & Kriminal

Bersurat ke Kejagung, Kejati DIY Ajukan Pemecatan Jaksa ES

Gondomanan,(jogja.sorot.co)--Seorang jaksa di Kantor Kejaksaan Negeri Yogyakarta berinisial ES, ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di Solo Jwa tengah beberapa hari lalu. Tertangkapnya ES tersebut menjadi keprihatinan banyak pihak karena yang bersangkutan merupakan aparat penegak hukum yang seharusnya memberikan contoh yang baik.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY Erbagtyo Rohan secara terbuka menyampaikan permintaan maafnya kepada Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan masyarakat atas kasus tersebut.

"Ssaya mengajukan permohonan maaf kepada Bapak Gubernur Kepala Daerah Yogyakarta dan masyarakat Yogyakarta seluruhnya atas sikap perbuatan dari staf kami salah seorang Jaksa yang melakukan perbuatan tercela. Atas nama pimpinan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," katanya dalam acara penandatangan MoU Pemda DIY dan Kejati DIY di Kompleks Kepatihan, Kamis (22/8/2019).


Rohan mengungkapkan, pihaknya tengah mengajukan surat permohonan pemberhentian tidak hormat terhadap ES. Langkah itu dilakukan sekaligus sebagai pembinaan internal dan pencegahan agar para jaksa tidak melakukan hal perbuatan yang melanggar hukum. 

"Untuk permohan itu sudah kami kirim ke Kejagung hari Rabu (21/8/2019) kemarin," terangnya.

Kajati mengaku tidak mengetahui secara persis karakter ES sehari-hari karena yang bersangkutan belum lama menjadi jaksa di Kejari Yogyakarta. ES diketahui baru bertugas sekitar 7 sampai 8 bulan, tepatnya pada 9 Januari 2019 lalu. Sebelumnya, Jaksa ES bertugas di Kejaksaan Negeri Riau.

"ES itu merupakan jaksa baru di Yogyakarta. Terkait dengan apa dia jaksa yang nakal saat bertugas di Kejaksaan Negeri Riau, saya tidak tahu," tandas Erbagtyo