Peradi DIY Selenggarakan Konsultasi Hukum Gratis, 100 Pengacara Terlibat
Hukum & Kriminal

Peradi DIY Selenggarakan Konsultasi Hukum Gratis, 100 Pengacara Terlibat

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) seluruh DIY menyelenggarakan konsultasi hukum gratis, Sabtu (14/12/2019) di lobi gedung DPRD DIY. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-15 Peradi tersebut didukung 100 advokat dari 5 DPC di kabupaten/kota.

Ketua Panitia, Suki Ratnasari mengatakan, kegiatan ini selain memberikan bantuan dan konsultasi juga rangkaian perayaan HAM. Konsultasi hukum gratis ini untuk memberikan pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum. Selain itu, bantuan hukum merupakan kebutuhan pokok masyarakat. 

Ternyata acara disambut luar biasa dari masyarakat. Terbukti, ada sekitar 150 orang yang datang untuk konsultasi hukum secara gratis, ucapnya saat ditemui usai acara.

Melalui pemberian konsultasi gratis ini, lanjut Suki, rekan-rekan pengacara yang tergabung dalam Peradi akan berhadapan langsung dengan kasus-kasus kecil yang nantinya memberikan gambaran besar tentang kerusakkan sistem hukum Indonesia. Dimana salah satunya tuduhan disebabkan oleh pengacara. Dari situlah, anggota Peradi diajak bagaimana bertanggung jawab bersama untuk memperbaiki kondisi.  

Langkahnya, tambah Suki, yakni dengan memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma seperti ini. Hal ini juga sudah diamanatkan dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Advokat. 

Mayoritas kasus yang dominasi yakni kasus perdata, hutang piutang, kasus jual beli pertanahan, dan pengurusan sertifikat tanah,” imbuhnya.

Sedangkan salah satu warga Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Wiratno mengaku mendapatkan bantuan pencerahan hukum atas kasus sengketa tanya yang melibatkan dirinya dengan tetangganya. Tanah miliknya yang seluas 400 meter diserobot oleh tetangganya seluas 50 meter dan langsung didaftarkan dalam program sertifikasi pemerintah. 

Saya mendapatkan kabar dari teman bahwa ada konsultasi hukum gratis di DPRD DIY, maka saya rela datang jauh-jauh kesini. Dalam konsultasi tadi, pihak pengacara Peradi menyarankan agar memberikan somasi dan mediasi terlebih dahulu sebelum masuk ke ranah hukum. Selain itu, saya juga diperingatkan untuk merekam video maupun suara saat terjadi komunikasi dengan yang bersangkutan tanpa ijin, tandasnya.