Komplotan Pembobol Rumah Dibekuk, Dua Pelaku Masih Buron
Hukum & Kriminal

Komplotan Pembobol Rumah Dibekuk, Dua Pelaku Masih Buron

Gondomanan,(jogja.sorot.co)--Satreskrim Polresta Yogyakarta mengamankan empat orang dari enam orang komplotan pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis rumah kosong di Kota Yogyakarta. Mereka yakni AZ (40), FB (22) dan F (18), ketiganya warga Sumatra Selatan, serta IW (25) warga Jakarta Timur. 

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno mengatakan dua orang dari komplotan ini yakni IN dan HN warga Sumatera Selatan, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena pada saat dilakukan penangkapan, dua orang ini melarikan diri. Selain menangkap para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 buah unit sepeda motor, gelas emas hasil pencurian serta 2 linggis dengan panjang 35 cm dam 29,5 cm yang digunakan untuk alat melakukan kejahatannya. 

Para pelaku ini ditangkap pada Rabu (25/12) pukul 09.00 WIB di kontrakan di wilayah Gondokusuman. Saat ditangkap dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri,” ujarnya saat jumpa media di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (28/12). 

Dijelaskan, pengungkapan ini berawal dari adanya laporan tentang pencurian dengan pemberatan pada Kamis  (19/12/2019) pukul 12.30 WIB di rumah milik korban Achmat Wrat Songko, warga Bausasaran, Danurejan, Yogyakarta. Selain itu, hal serupa juga terjadi di rumah milik Ahmad Lashido Muja-Muju, Umbulharjo, Yogyakarta pada Selasa (24/12/2019) pukul 08.00 WIB.  

Kejadian diketahui usai para pemilik rumah pulang melihat pintu rusak dan terbuka. Setelah diteliti beberapa barang berharga, seperti sepeda motor, laptop, BPKB, sertifikat tanah serta perhiasan emas dan mutiara hilang.

Kompol Sutikno menambahkan sebelum melakukan pencurian, para pelaku terlebih dahulu mencari sasaran rumah kosong. Setelah memastikan rumah itu tidak ada penghuninya, para pelaku segera masuk rumah dengan mencongkel pintu menggunakan linggis. Sesampainya di dalam rumah segera mengambil barang-barang berharga yang ada di rumah kosong tersebut.  

Atas adanya laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban serta olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan data lain yang berhubungan dengan pencurian tersebut,” lanjut Kompol Sutikno. 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan para pelaku, ternyata dalam beraksi komplotan ini berbagi peran dalam melakukan aksinya. Dua orang mengawasi situasi di luar rumah, empat orang mengambil barang di dalam rumah secara bergantian. Setelah barang hasil curian berhasil dibawa, barang tersebut kemudian dibawa ke kos pelaku. Dalam beraksi, para komplotan ini hanya membutuhkan waktu 10 menit. 

Atas perbuatan pelaku, pelaku terancam dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan untuk pelaku lainnya dalam pengejaran petugas karena identitas mereka sudah diketahui, tandas Kompol Sutikno.