Kesulitan Buang Sampah, Warga Protes Penutupan TPS Sagan
Sosial

Kesulitan Buang Sampah, Warga Protes Penutupan TPS Sagan

Gondokusuman,(jogja.sorot.co)--Warga Kampung Sagan, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokuman, merasa keberatan atas penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah di wilayah mereka. Penutupan tersebut dilakukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta sejak seminggu yang lalu.

Salah satu warga Sagan, Darwati, mengungkapkan, warga melakukan memprotes penutupan TPS itu dengan memasang banner bertuliskan penolakan. Menurutnya petupan TPS juga mengakibatkan warga Kampung Sagan merasa kesulitan dalam pembuangan sampah, karena harus ke TPS yang lebih jauh.

"Alasan ditutup, saya tidak tahu. Tahu-tahu ada petugas Satpol PP datang ke TPS dan langsung ditutup menggunakan seng," ucapnya Senin (13/1).

Sebelum TPS itu ditutup, setiap hari ada 7 gerobak sampah yang mengangkut sampahdi di Sagan. Warga yang mendapatkan layanan juga membayar retribusi sebesar Rp 30.000 hingga Rp 200.000 per bulan. Besaran retribusi tersebut disesuaikan dengan rumah maupun usahanya. Usai ditutup, petugas yang membawa gerobak juga berkurang, sehingga banyak warga yang membuang sampahnya sendiri. 

Terpisah, Kepala DLH Kota Yogyakarta Suyana mengungkapkan, pihaknya tetap akan melayani warga dalam pembuangan sampah. Yakni dengan menggunakan truk di di belakang SMAN 9.

"Warga akan dilayani dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Selain itu ada 7 gerobak sampah, 3 dari kampung sekitar," ujarnya.