Pengangguran Nekat Bobol Rumah Warga karena Tak Punya Uang
Hukum & Kriminal

Pengangguran Nekat Bobol Rumah Warga karena Tak Punya Uang

Umbulharjo,(jogja.sorot.co)--Seorang pemuda berinisial DZA (25), warga Kampung Tahunan, Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo, harus ditahan Polsek Umbulharjo. Ia ditangkap usai mencuri di sebuah rumah milik Aka Madya Wiratama, Minggu (21/06/2020) sekira pukul 13.00 WIB. 

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Ahmad Setyo Budiantoro didampingi Kanit Reskrim Iptu Nuri Aryanto, menjelaskan pelaku ditangkap sekitar 5 jam kemudian usai melakukan aksi kejahatannya. Dari tangan pelaku petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah laptop warna hitam merk Acer, 1 buah speaker Bass warna abu-abu hitam merk simbada, 2 buah speaker kecil tribel merk Advance dan Simbada, 1 buah earphone warna hitam merk nukes, 1 biah handphone Asus Zenfone 5 warna hitam, dan sebuah paket berisi gelas.

Pelaku ditangkap atas adanya laporan polisi. Usai melakukan penyelidikan, kami mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Saat ditangkap, pelaku sedang berdiri di depan rumah seseorang di Jalan Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo,” jelasnya, Minggu (28/06/2020).

Saat ditangkap, pelaku kedapatan membawa barang-barang milik korban yang dibawanya menggunakan tas. Mengetahui hal itu, korban langsung menelepon petugas piket Polsek Umbulharjo guna dilakukan penangkapan.  

Atas temuan tersebut, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke kantor Polsek Umbulharjo untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya bahwa laptop yang dibawanya hasil pencurian di lokasi kejadian di dalam rumah kontrakan yang ada di Kampung Tahunan UH 3/307 A RT 13 RW 3, Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo. 

Dijelaskan, peristiwa bermula saat pelaku mendatangi rumah milik Aka Madya Wiratama. Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara merusak pintu samping rumah dengan menendang menggunakan kaki kanan. Setelah terbuka, kemudian pelaku membuka grendel dengan tangan yang kebetulan tidak digembok, selanjutnya pelaku masuk dan mengambil barang-barang tersebut milik korban. 

Setelah barang-barang berhasil diambil, lanjut Kompol Ahmad Setyo Budiantoro, barang hasil curian langsung dibawa pulang dengan menggunakan 2 tas gendong milik tersangka yang telah dibawanya. Hasil curian akan dijual dan uang hasil penjualan akan digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Untuk motif pelaku yaitu himpitan ekonomi karena tidak bekerja. Atas perbuatannya, pelaku dihukum dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, pungkasnya.