Datangi Gedung Dewan, Buruh Yogyakarta Inginkan Dewan Ikut Awasi THR
Peristiwa

Datangi Gedung Dewan, Buruh Yogyakarta Inginkan Dewan Ikut Awasi THR

Danurejan,(jogja.sorot.co)--Puluhan buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) DIY mendatangi Gedung DPRD DIY, Jumat (30/4/2021) siang. Kedatangan mereka untuk melakukan audiensi terhadap DPRD DIY terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).

Ketua DPD KSPSI DIY Irsyad Ade Irawan mengungkapkan seluruh anggota KSPSI DIY meminta anggota DPRD DIY untuk ikut terlibat dalam pemantauan penyaluran THR. Pengawasan tersebut untuk mensinyalir adanya permasalahan seperti tahun lalu dengan alasan pandemi.

Dari enam hal yang kita bicarakan, kita memberi prioritas pada tiga hal, ucapnya.

Irsyad menambahkan hal yang terpenting agar segera ditindak lanjuti bersama adalah soal penyaluran THR yang sesuai edaran Kementerian Ketenagakerjaan harus diterima paling lambat tujuh hari sebelum lebaran. 

Tiga hal yang menurut Irsyad harus segera ditindak lanjuti bersama adalah soal penyaluran THR yang sesuai edaran Kementerian Ketenagakerjaan harus diterima paling lambat tujuh hari sebelum lebaran.

Di satu sisi, posko pengaduan di organisasi buruh maupun Disnakertrans DIY, sangat penting adanya keterlibatan pengawasan dari wakil masyarakat sangat penting pengawasan, khususnya penerapan denda oleh pemerintah kepada perusahaan yang tidak membayarkan THR-nya.

Persoalan kedua yang sangat penting yakni adalah rencana pembentukan koperasi di organisasi buruh yang sempat disepakati oleh Pemda DIY pada Oktober tahun lalu namun hingga saat ini tidak ada langkah realisasinya, tambahnya.

Sedangkan persoalan terakhir yaitu upah minimum regional (UMR) yang rendah dan jauh dari biaya kebutuhan hidup layak (KLH) DIY. Terkait hal ini, Dewan harus melakukan kajian. 

Menyikapai permintaan KSPSI DIY, Wakil Ketua Komisi D Umaruddin Masdar berjanji akan membantu segala permasalahan yang disampaikan oleh rekan-rekan buruh. Namun yang lebih penting sekarang ini baginya adalah meminta hasil kerja dari Disnakertrans terkait dengan upaya memasukan buruh terdampak pandemi sebagai penerima bantuan dari pemerintah.