Dinkes Kota Yogyakarta Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Balaikota
Peristiwa

Dinkes Kota Yogyakarta Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Balaikota

Umbulharjo, (jogja.sorot.co)—Dinas Kesehatan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengadakan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di Komplek Balai Kota Yogyakarta. Kegiatan Posbindu yang diadakan rutin di masyarakat maupun lingkungan Pemkot Yogyakarta itu untuk deteksi dini penyakit tidak menular.

Tujuan Posbindu ini untuk deteksi dini penyakit tidak menular. Posbindu diadakan di masyarakat dan di Balai Kota untuk pegawai Pemkot Yogya,” kata Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Iva Kusdyarini, di sela kegiatan Posbindu di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Selasa (12/10/2021).

Dia menyebut dalam setiap kegiatan Posbindu di Balai Kota ditargetkan menyasar 500 peserta baik ASN dan non ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta. Selama pandemi kegiatan Posbindu di Balai Kota diadakan dua kali dalam setahun. Dalam kegiatan Posbindu dilakukan pemeriksaan indeks massa tubuh, tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Peserta juga harus menjawab pertanyaan terkait perilaku hidup melalui google form. 

Menurutnya secara umum dari hasil kegiatan Posbindu sejak tahun 2017 trennya banyak pegawai Pemkot Yogyakarta menderita penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes. Ada juga yang belum menderita tapi memiliki faktor risiko penyakit tidak menular, sehingga harus diupayakan pengendalian.

Hasil pemeriksaan variatif karena ini juga berkaitan dengan perilaku. Ada yang hipertensi dan gula darah tapi tidak banyak. Kolesterol (tinggi) lumayan agak banyak. Yang hipertensi rata-rata 40 tahun ke atas,” tambahnya.

Iva juga mengatakan jika kegiatan Posbindu ini sifatnya promotif dan preventif, tidak sampai pada kuratif atau pengobatan. Oleh sebab jika hasil pemeriksaan ditemukan tinggi, akan disarankan atau dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut ke puskesmas atau dokter terdekat. Sedangkan apabila mendekati tinggi tapi belum menderita disarankan untuk mengubah perilaku terkait pola makan dan kerja.

Dengan pemeriksaan Posbindu ini harapannya yang berisiko tapi hasil pengukuran masih normal bisa menerapkan perilaku hidup sehat sehingga tidak berlanjut menjadi penyakit menular. Dengan kondisi tubuh yang sehat akan mendukung produktivitas kerja pegawai dan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Iva.

Selain itu, Iva mengatakan jika untuk menghindari penyakit tidak menular diharapkan bisa menerapkan tips Cerdik. Rinciannya cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat yang cukup dan kelola stress. Jika sudah memiliki penyakit tidak menular, lanjutnya, harus rajin kontrol pemeriksaan dan minum obat.