Pemkot  Yogya  Larang  Skuter Listrik Beroperasi di Jalan Raya.  Kenapa?
Pemerintahan

Pemkot Yogya Larang Skuter Listrik Beroperasi di Jalan Raya. Kenapa?

Jetis, (jogja.sorot.co) - Pemkot Yogyakarta melarang skuter atau otoped listrik beroperasi di jalan raya. Alasannya skuter listrik merupakan kategori kendaraan tidak stabil dan sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 45 dan 59 Tahun 2020 tentang keselamatan pesepeda di jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho selain sudah di atur dalam Permenhub No. 45 dan 59 Tahun 2020. Skuter listrik juga masuk kategori kendaraan yang tidak stabil. Jika dipaksakan melaju di jalan raya, keberadaanya dikhawatirkan bakal mengganggu pengguna kendaraan bermotor, maupun si pengemudi skuter listrik itu.

"Kendaraan itu tidak stabil, berbahaya. Kami jelas lebih sayang masyarakat. Makanya, aspek keselamatan sangat diutamakan. Mereka punya sendiri atau pinjam, prinsipnya tidak boleh di jalan raya,” katanya Selasa (11/1/2022)..

Agus menambahkan larangan ini bukan berarti pemerintah mengekang kebebasan berekspresi, terutama para wisatawan yang datang ke Yogyakarta, terutama di kawasan Malioboro. Menurutnya, skuter listrik boleh saja beroperasi, selama pengelolanya memperhatikan aspek keselamatan semua wisatawan yang menyewa dan beroperasi di area tertentu, seperti perumahan, car free day atau jalur khusus, sskuter listrik boleh dijalankan. 

"Berkendara, foto-foto, boleh. Tapi, dipahami, perhatikan keselamatan. Kami dan kepolisian akan mengamankan itu, kalau dipakai di jalan raya. Bukan menyita, tapi diamankan, demi keselamatan," jelasnya.