Pemda DIY  Bentuk   Jaga Warga untuk Selesaikan Konflik Sosial
Pemerintahan

Pemda DIY Bentuk Jaga Warga untuk Selesaikan Konflik Sosial

Danurejan, (jogja.sorot.co) - Pemerintah Daerah DIY meminta setiap Kalurahan menjalankan Peraturan Gubernu (Pergub) No 28/2021 tentang Jaga Warga.

ujar Sekda Pemda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan pembentukan Jaga Warga ini melalui SK Lurah. Secara tugas, Jaga Warga membantu menyelesaikan konflik sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat, memberikan saran dan pertimbangan kepada Dukuh/ketua RW/ketua pengurus kampung dalam urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

Jaga warga juga melakukan koordinasi dengan pranata sosial masyarakat yang ada untuk meningkatkan partisipasi masyarakat,” katanya.

Sementara secara fungsi, Jaga Warga sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik sosial, sebagai perwakilan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi kepada dukuh/ketua RW/ketua pengurus kampung, dan sebagai motivator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. 

''Setiap kalurahan mendampingi pdukuhan untuk memiliki Jaga Warga dan diharapkan setiap RW memiliki Jaga Warga masing-masing,\

" paparnya.

Menurutnya, Jaga Warga tidak mengambil peran petugas keamanan yang sudah ada seperti Linmas. Jaga Warga akan lebih membangun koordinasi den lebih menjalankan fungsi motivator.

" Jaga Warga merupakan Mitra Padukuhan yang mempunyai garis koordinasi dengan dukuh untuk membantu kerja-kerja padukuhan (terkontrol, termonitor dan masalah yang ada dapat tertangani dengan tepat dan baik)," jelasnya

Mekanisme pembentukan Jaga Warga, menurut Baskara Aji, harus melalui usulan dari Rukun Kampung (RK)/ RW dulu, kemudian diusulkan oleh padukuhan ke kalurahan.

Jika kalurahan itu belum memiliki Jaga Warga, maka akan dilakukan sosialisasi jaga warga dulu oleh kalurahan yang melibatkan DPRD dan Satpol PP DIY.

Sosialisasi dilakukan kepada Satpol PP Kabupaten, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh dukuh di kalurahan,” terangnya.