Kasus Pemaksaan Hijab, Kepala Sekolah dan 3 guru Dibebastugaskan
Peristiwa

Kasus Pemaksaan Hijab, Kepala Sekolah dan 3 guru Dibebastugaskan

Kraton, (jogja.sorot.co)--Kasus terkait dugaan pemaksaan pemakaian hijab pada seorang siswi kelas X di SMA Negeri 1 Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Kepala sekolah dan 3 Tenaga pendidikan disekolah tersebut di berhentikan sementara.

Terkait permasalahan tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X buka suara. Pihaknya mengatakan, bahwa kasus yang yang terjadi disekolah yang bersangkutan sebenarnya sudah memiliki aturan khusus, aturan aturan itu sendiri sudah ada dan sudah jelas.

Aturan khusus kan sudah ada, ya aturannya jangan dilanggar sesuai tafsirannya sendiri saja, sudah jelas kok aturannya sudah ada. Ya karena kepentingannya sendiri saja, melakukan hal hal yang tidak pas, itu saja. Jadikan melanggar aturan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait kasus yang menjadi sorotan hingga saat ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemedikbud) sendiri diketahui telah melakukan berbagai investigasi dan sudah menemukan indikasi adanya pemaksaan. 

Gubernur DIY menilai Kemendikbud dianggap punya kewenangan lebih untuk peristiwa tersebut, pihaknya tinggal menunggu adanya laporan pasti atas persoalan tersebut.

Dari kasus yang terjadi, hingga saat ini telah dikeluarkan surat keputusan dan dilakukan pemberhentian sementara terhadap tenaga pendidik disekolah tersebut,yakni Kepala sekolah SMAN 1 Banguntapan, Agus Istianto, dan 3 guru lainnya, Guru bimbingan konseling, serta guru wali kelas di sekolah tersebut.